Mei 25, 2026

Sekretaris AWNI Jambi Serukan Keadilan Buruh di May Day 2026: “Hak Pekerja Adalah Harga Mati”

IMG-20260502-WA0005

Jambi, 1 Mei 2026 — Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan komitmen terhadap keadilan sosial bagi kaum pekerja. Sekretaris Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Provinsi Jambi, Widya Sari, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh buruh Indonesia, disertai seruan kuat agar perlindungan terhadap pekerja tidak berhenti pada slogan, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

Dalam pernyataan resminya, Widya menegaskan bahwa buruh adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Tanpa kerja keras para pekerja di berbagai sektor industri, perkebunan, jasa, hingga sektor informal ,roda ekonomi nasional tidak akan bergerak.

“Selamat Hari Buruh Internasional 2026. Ini bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi pengingat bahwa setiap keringat pekerja adalah bagian dari kemajuan bangsa. Karena itu, hak-hak buruh harus dijaga, dilindungi, dan dipenuhi tanpa kompromi,” tegas Widya.

Buruh Bukan Sekadar Angka, Tapi Pilar Bangsa
Widya menyoroti bahwa hingga kini masih banyak pekerja yang menghadapi persoalan mendasar, mulai dari upah yang belum layak, jaminan sosial yang belum merata, hingga perlindungan kerja yang belum optimal.
Ia menekankan bahwa negara, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat harus hadir secara konkret untuk memastikan kesejahteraan buruh benar-benar terwujud.

Menurutnya, keadilan bagi buruh bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut martabat manusia. “Buruh bukan sekadar angka dalam statistik pertumbuhan. Mereka adalah manusia yang memiliki hak untuk hidup layak, aman, dan bermartabat,” ujarnya.

Peran Media:
Mengawal, Bukan Sekadar Memberitakan
Sebagai bagian dari organisasi jurnalis, AWNI memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal isu-isu ketenagakerjaan. Widya menegaskan bahwa media tidak boleh hanya menjadi penyampai informasi, tetapi juga harus menjadi pengawas sosial yang kritis dan berpihak pada kebenaran.

“Media harus berdiri di garis depan dalam memperjuangkan keadilan. Ketika ada ketimpangan, ketika ada pelanggaran hak buruh, suara itu harus diperbesar, bukan dibungkam,” kata Widya.

Ia juga mengajak seluruh insan pers untuk tetap independen dan profesional dalam mengangkat isu buruh, sehingga mampu mendorong perubahan kebijakan yang lebih berpihak pada pekerja.

Momentum Perubahan Nyata
Peringatan Hari Buruh tahun ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Widya menegaskan pentingnya langkah konkret dari semua pihak untuk memperkuat sistem perlindungan tenaga kerja di Indonesia, termasuk di daerah-daerah seperti Jambi.
“May Day harus menjadi titik balik. Kita ingin melihat perubahan nyata ,upah layak, jaminan sosial yang kuat, serta perlindungan hukum yang tegas bagi pekerja,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Widya kembali menyampaikan penghormatan kepada seluruh buruh Indonesia yang terus bekerja keras dalam berbagai kondisi.

“Selamat Hari Buruh Internasional. Teruslah menjadi kekuatan bangsa. Negara harus hadir, dan kita semua wajib memastikan itu benar-benar terjadi,” tutupnya.

awni-jambi-widya-sari-serukan-keadilan-buruh-may-day-2026

May Day 2026 Jambi, Widya Sari AWNI, keadilan buruh Indonesia, hak pekerja Indonesia, peran media ketenagakerjaan

Sekretaris AWNI Jambi Widya Sari menyerukan keadilan buruh pada May Day 2026, menegaskan hak pekerja harus diwujudkan dalam kebijakan nyata dan dikawal media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *