Mei 25, 2026

NASA Uji X-59, Pesawat Supersonik Tanpa Sonic Boom

x-59-flight

nasa-x59-quiet-supersonic-test-mei-2026
NASA X-59, pesawat supersonik, sonic boom, Lockheed Martin, uji coba X-59, penerbangan supersonik

NASA menguji X-59, pesawat supersonik tanpa ledakan sonik keras, yang berpotensi mengubah aturan penerbangan global di daratan.

ininih.com — NASA terus melanjutkan pengujian pesawat eksperimental X-59 yang dirancang untuk mengatasi masalah utama penerbangan supersonik, yaitu ledakan sonik (sonic boom) yang selama ini menjadi penghalang utama operasional di daratan.

Pesawat ini dikembangkan bersama Lockheed Martin melalui program Quesst (Quiet Supersonic Technology). Tujuannya adalah mengubah suara ledakan keras menjadi bunyi “thump” yang jauh lebih halus dan dapat diterima masyarakat.

Selama beberapa dekade, penerbangan supersonik di atas daratan dilarang di Amerika Serikat sejak 1973 karena suara ledakan dari pesawat seperti Concorde yang bisa mencapai sekitar 105 desibel. X-59 dirancang untuk menurunkan tingkat kebisingan tersebut menjadi sekitar 75 PLdB, setara suara pintu mobil ditutup dari jarak dekat.

Uji coba terbaru dilakukan pada 14 April 2026 di Mojave Desert, California. Dalam pengujian tersebut, X-59 mencapai kecepatan sekitar Mach 0,95, masih di bawah kecepatan suara. Sejak Oktober 2025, pesawat ini telah menjalani sekitar 10 kali penerbangan uji sebagai bagian dari tahap validasi awal.

Dalam rangkaian uji tersebut, tim melakukan berbagai manuver ekstrem seperti “roller coaster” untuk menguji ketahanan struktur terhadap tekanan aerodinamis, serta “banking” untuk memastikan stabilitas kontrol saat bermanuver. Tes ini sengaja dirancang untuk mendorong batas performa pesawat sekaligus memastikan keamanan operasional.

Secara desain, X-59 memiliki sejumlah inovasi utama. Hidung pesawat dibuat sangat panjang dan runcing untuk memecah gelombang tekanan, mesin ditempatkan di bagian atas badan pesawat agar suara tidak langsung mengarah ke tanah, serta sayap dengan desain swept untuk mendistribusikan gelombang kejut secara lebih merata.

NASA menargetkan tahap berikutnya adalah mencapai kecepatan supersonik penuh (Mach 1+) dan membuktikan bahwa pesawat ini benar-benar mampu menghasilkan “quiet supersonic thump”. Jika berhasil, pengujian akan dilanjutkan dengan penerbangan di atas wilayah berpenduduk untuk mengukur respons masyarakat terhadap suara yang dihasilkan.

Data dari uji tersebut nantinya akan diserahkan kepada regulator seperti FAA dan lembaga internasional sebagai dasar untuk meninjau ulang larangan penerbangan supersonik di atas daratan.

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk membuka kembali era penerbangan supersonik komersial, yang memungkinkan perjalanan jarak jauh dengan waktu tempuh jauh lebih singkat tanpa mengganggu masyarakat di bawahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *