Mei 25, 2026

Interpol Perkuat Operasi Amazon, Illegal Mining dan Jaringan Kriminal Kian Terorganisir

01000000-0aff-0242-c473-08db973d54e6_w408_r1_s

ininih.com — Interpol memperkuat operasi di kawasan Amazon setelah data terbaru menunjukkan bahwa penambangan emas ilegal telah berkembang menjadi jaringan kejahatan lintas negara dengan skala besar dan terorganisir.

Langkah ini diperkuat melalui pembentukan satuan tugas regional bersama pemerintah Brasil pada Februari 2026, yang berfokus pada pemetaan rute kriminal, penangkapan pelaku bernilai tinggi, serta pembongkaran aliran keuangan ilegal. Operasi ini menjadi kelanjutan dari keberhasilan Operation Mother Earth VII pada Mei–Juni 2025 yang melibatkan sembilan negara Amerika Latin.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil melakukan 225 penangkapan serta mengungkap ratusan pelanggaran, termasuk illegal logging, perdagangan satwa liar, penambangan ilegal, hingga kejahatan perikanan. Penyitaan besar juga dilakukan, mulai dari sirip hiu dan pari hingga kayu bernilai tinggi dan satwa dilindungi.

Fokus utama saat ini adalah illegal gold mining yang dinilai sebagai salah satu sumber pendapatan terbesar jaringan kriminal global. Lonjakan harga emas yang menembus lebih dari 3.500 dolar AS per ounce pada 2025 menjadi faktor utama yang mendorong ekspansi aktivitas ilegal ini.

Dampaknya tidak hanya ekonomi, tetapi juga lingkungan. Sekitar 30 ton merkuri diperkirakan dibuang ke aliran sungai Amazon setiap tahun, mencemari air dan rantai makanan. Selain itu, deforestasi akibat aktivitas ini mencapai sekitar 6.000 hektar hanya dalam kuartal keempat 2025.

Ekspansi juga terjadi di wilayah sensitif. Data menunjukkan peningkatan hingga 625 persen aktivitas penambangan ilegal di tanah adat dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini memperkuat kehadiran jaringan kriminal yang kini terdeteksi beroperasi di sekitar 67 persen kota di kawasan Amazon, dengan 32 persen wilayah diperebutkan oleh lebih dari satu kelompok.

Operasi terbaru sepanjang 2026 juga mengungkap keterkaitan antara penambangan ilegal dengan kejahatan lain. Aparat Brasil membekukan aset hingga 500 juta dolar AS dan menangkap pejabat yang terlibat dalam korupsi perizinan tambang ilegal. Di wilayah lain, aparat menyita narkoba dalam jumlah besar serta emas ilegal yang akan diselundupkan ke pasar internasional.

Situasi ini menunjukkan bahwa kejahatan lingkungan telah berkembang menjadi ekosistem ekonomi ilegal yang kompleks, mencakup sektor tambang, perdagangan, hingga keuangan global.

Meski demikian, laporan organisasi masyarakat sipil memperingatkan bahwa pendekatan keamanan semata tidak cukup. Di banyak wilayah, jaringan kriminal telah menggantikan fungsi tata kelola lokal dan menekan masyarakat adat melalui sistem yang disebut sebagai “criminal governance”.

Kondisi ini menegaskan bahwa penegakan hukum perlu diimbangi dengan penguatan komunitas lokal dan kontrol terhadap rantai pasok global. Tanpa itu, jaringan kriminal diperkirakan akan terus beradaptasi dan mempertahankan pengaruhnya di kawasan.

interpol-amazon-illegal-mining-operasi-2026

Interpol Amazon, illegal mining, Mother Earth VII, merkuri Amazon, kejahatan lingkungan, deforestasi Amazon

Interpol memperkuat operasi di Amazon menghadapi lonjakan illegal mining yang terhubung dengan jaringan kriminal global dan kerusakan lingkungan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *