12.700 Warga Dievakuasi Akibat Hujan Deras di Liaoning, China
Hujan deras yang mengguyur Provinsi Liaoning, China timur laut, sejak Minggu pagi, 23 Agustus 2026, memaksa pihak berwenang mengevakuasi sekitar 12.700 warga hingga Senin pagi, 24 Agustus 2026. Badan setempat melaporkan bahwa hujan lebat hingga sangat lebat melanda wilayah tenggara Liaoning sejak pukul 08.00 waktu setempat pada Minggu hingga Senin pukul 11.00, dengan curah hujan ekstrem di sejumlah area. Sementara itu, bagian utara dan barat provinsi tersebut mengalami hujan ringan hingga sedang, dengan beberapa titik hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa lokasi.
Peringatan merah untuk hujan lebat masih berlaku di berbagai wilayah Liaoning. Sistem peringatan cuaca China memiliki empat tingkat, dengan merah sebagai tingkat paling parah, diikuti oranye, kuning, dan biru. Hingga pukul 06.00 Senin, sembilan kota telah mengaktifkan tanggap darurat banjir, menurut markas pengendalian banjir dan penanggulangan kekeringan provinsi. Dinas manajemen darurat provinsi telah mengerahkan delapan kota, termasuk Dalian, Anshan, dan Dandong, untuk menyiagakan 3.611 tim penyelamat dan tanggap darurat dengan total lebih dari 127.000 personel guna membantu operasi penanggulangan banjir.
Kota Dandong menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan 8.078 orang dievakuasi hingga Senin pagi. Observatorium Meteorologi Dandong mengeluarkan peringatan merah untuk hujan lebat pada pukul 11.33 Senin, mencatat curah hujan mencapai 160 hingga 240 milimeter di area perkotaan selama 11 jam sebelumnya. Diperkirakan tambahan hujan 100 hingga 130 milimeter masih akan turun dalam enam hingga delapan jam ke depan, dengan intensitas hujan maksimum per jam mencapai 70 milimeter dan total kumulatif berpotensi melebihi 350 milimeter pada akhir periode hujan. Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.
