Kemenko Pangan Gandeng WWF Dorong Sawit Berkelanjutan dan Penguatan Petani
Ininih.com –
JAKARTA — Kementerian Koordinator Bidang Pangan menggandeng WWF Indonesia untuk mendorong transformasi tata kelola kelapa sawit yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Kolaborasi ini menekankan keseimbangan antara peningkatan produksi, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan bagi petani kecil.
Indonesia saat ini menjadi produsen utama minyak sawit dunia dengan kontribusi sekitar 58 persen dari total produksi global. Volume crude palm oil (CPO) nasional diperkirakan mencapai 46 hingga 51,6 juta ton pada periode 2024–2025.
Di sisi lain, sekitar 40 persen perkebunan sawit di Indonesia dikelola oleh petani swadaya. Kelompok ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal produktivitas, akses pembiayaan, serta pendampingan teknis yang memadai.
WWF-Indonesia menilai peningkatan produktivitas sawit tidak harus dilakukan dengan membuka lahan baru. Pendekatan intensifikasi melalui pendampingan petani dan perbaikan praktik budidaya dinilai lebih efektif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kemitraan ini juga diarahkan agar selaras dengan rencana pembangunan nasional, termasuk RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045. Fokus utamanya adalah memastikan industri sawit Indonesia tetap kompetitif secara global tanpa mengorbankan aspek lingkungan dan sosial.
kemitraan-sawit-berkelanjutan-kemenko-pangan-wwf
sawit berkelanjutan, Kemenko Pangan, WWF Indonesia, minyak sawit, petani swadaya, CPO Indonesia, industri sawit, lingkungan
Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan WWF Indonesia dorong kemitraan sawit berkelanjutan, fokus pada produktivitas, lingkungan, dan petani kecil.
