Juli 18, 2026

Menteri Investasi Rosan Roeslani Hadiri Taklimat Presiden bersama Direksi Himbara

FB_IMG_1781938489047

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menghadiri taklimat Presiden Prabowo Subianto bersama jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Negara (Himbara) di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Presiden ini membahas penguatan peran perbankan BUMN dalam mendukung perekonomian nasional, termasuk memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, sektor komersial, dan korporasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kehadiran Rosan Roeslani dalam pertemuan tersebut mempertegas sinergi antara kebijakan investasi dan sektor keuangan dalam mendorong transformasi ekonomi nasional. Sebagai Kepala BKPM, Rosan memiliki peran strategis dalam menarik investasi dan mendorong hilirisasi industri. Sementara sebagai CEO Danantara Indonesia, ia bertanggung jawab mengelola investasi negara dan mendorong pertumbuhan sektor riil.

Pertemuan ini juga menjadi ajang koordinasi antara pemerintah dan perbankan BUMN untuk memastikan bahwa kebijakan pemerintah di bidang investasi dan hilirisasi didukung oleh akses pembiayaan yang memadai. Himbara sebagai wadah koordinasi bank-bank pelat merah memiliki peran sentral dalam menyalurkan kredit kepada sektor-sektor prioritas.

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya perbankan BUMN untuk tidak hanya mengejar laba, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat melalui pembiayaan yang inklusif. Dalam berbagai kesempatan, Presiden telah menginstruksikan Himbara untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada UMKM, petani, nelayan, dan koperasi, serta mendukung program hilirisasi industri.

Direksi Himbara memaparkan berbagai inisiatif untuk memperluas akses pembiayaan di sektor-sektor strategis. Beberapa fokus utama yang dibahas antara lain penguatan kredit usaha rakyat (KUR) bagi UMKM, pembiayaan infrastruktur, serta dukungan bagi proyek hilirisasi komoditas unggulan. Dalam diskusi tersebut, Rosan Roeslani menyoroti pentingnya integrasi antara rencana investasi, kebijakan hilirisasi, dan ketersediaan pembiayaan agar setiap program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kehadiran Menteri Investasi dalam pertemuan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan koordinasi lintas sektor yang kuat antara kementerian teknis dan lembaga keuangan. Dengan sinergi tersebut, diharapkan berbagai program strategis nasional, baik di bidang investasi, hilirisasi, maupun pemberdayaan UMKM, dapat terwujud secara terpadu.

Analitis ke depan

Pertemuan antara Presiden Prabowo, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan jajaran Himbara di Istana Merdeka menjadi sinyal penting bagi arah kebijakan ekonomi ke depan. Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mengandalkan anggaran negara, tetapi juga memanfaatkan peran perbankan BUMN sebagai motor penggerak ekonomi.

Ke depan, efektivitas kebijakan ini akan sangat bergantung pada implementasi di lapangan. Perluasan akses pembiayaan bagi UMKM dan korporasi harus diiringi dengan pengawasan yang ketat dan tata kelola yang baik agar dana yang disalurkan benar-benar berdampak bagi perekonomian. Selain itu, integrasi antara kebijakan investasi, hilirisasi, dan pembiayaan perbankan menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berdaya saing. Dengan sinergi yang terus dijaga, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *