Mei 25, 2026

Shelley Kittleson Bebas: Jurnalis AS Ungkap Penyiksaan Brutal 8 Hari oleh Milisi di Irak

Jurnalis-AS-Diculik-di-Baghdad-Dugaan-Libatkan-Milisi-Pro-Iran


Ininih.com –
Shelley Kittleson, jurnalis lepas asal Wisconsin, akhirnya dibebaskan setelah delapan hari disekap oleh milisi bersenjata di Baghdad, Irak. Ia diculik pada 31 Maret 2026 dan dibebaskan pada 8 April 2026 melalui proses negosiasi yang melibatkan pemerintah Irak dan Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan CNN serta tulisannya di The Atlantic, Kittleson mengungkap mengalami kekerasan fisik berat sejak hari pertama penculikan. Ia dipukuli hingga mengalami patah tulang rusuk, diikat menggunakan zip tie, dan kehilangan kesadaran berulang kali di dalam kendaraan penculik.

Selain itu, ia dipaksa membuat video propaganda dengan ancaman keselamatan nyawanya. Dalam video tersebut, ia diminta mengaku sebagai mata-mata yang mengumpulkan informasi tentang kelompok Kataib Hezbollah—tuduhan yang ia bantah sepenuhnya.

Selama penyekapan, Kittleson dipindahkan antar kelompok. Ia menyebut perlakuan berbeda dari kelompok kedua yang memberinya makanan dan kebutuhan dasar, meskipun tetap tanpa perawatan medis atas luka serius yang dialaminya.

Penculikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Para penculik secara terbuka menyebut kewarganegaraan AS sebagai alasan utama penculikan, menandakan motif politik di balik aksi tersebut.

Pembebasan Kittleson diduga melibatkan kesepakatan tidak langsung, termasuk kemungkinan pertukaran tahanan. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengonfirmasi bahwa pemerintah AS bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatannya.

Kasus ini menegaskan tingginya risiko bagi jurnalis di wilayah konflik, terutama tanpa perlindungan keamanan. Meski mengalami trauma dan cedera serius, Kittleson menyatakan masih berkomitmen untuk kembali meliput Irak di masa depan.

shelley-kittleson-dibebaskan-penyiksaan-milisi-irak-2026

Shelley Kittleson, jurnalis AS diculik Irak, Kataib Hezbollah, penyiksaan jurnalis, berita Irak 2026, penculikan jurnalis, milisi pro Iran, kasus jurnalis internasional.

Jurnalis AS Shelley Kittleson dibebaskan setelah 8 hari disekap milisi di Irak. Ia mengungkap penyiksaan brutal, termasuk pemukulan hingga patah tulang dan paksaan video propaganda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *