Mei 25, 2026

May Day Paris Memanas: Ratusan Ribu Massa Turun, Bentrokan dan Vandalisme Tak Terhindarkan

1e2184ab-c96a-4619-a63d-37b09be9d7d5_169

ininih.com – Aksi Hari Buruh 1 Mei 2026 di Paris diwarnai bentrokan dan vandalisme saat ratusan ribu demonstran turun ke jalan. Skala massa tercatat 112.000 orang menurut Kementerian Dalam Negeri, sementara serikat CGT mengklaim mencapai 550.000 orang.

Secara nasional, jumlah demonstran mencapai 782.000 versi pemerintah dan hingga 2,3 juta menurut serikat. Perbedaan angka ini mencerminkan polarisasi narasi antara otoritas dan kelompok buruh.

Aksi kekerasan dipicu oleh sekitar 2.000 anggota kelompok anarkis “black bloc” yang terlibat dalam perusakan fasilitas publik. Tempat sampah dibakar, pagar dirusak, serta lemparan batu diarahkan ke aparat. Sejumlah properti seperti toko, bank, dan hotel mewah turut menjadi sasaran, termasuk kerusakan pada jaringan bangunan di beberapa kota.

Di Lyon, empat mobil dilaporkan terbakar. Di Paris, api sempat merambat ke sebuah bangunan, memperparah situasi keamanan di tengah kerumunan besar.

Dampak langsung terlihat pada korban dan penegakan hukum. Sebanyak 108 polisi mengalami luka-luka, dengan 25 di antaranya terjadi di Paris. Aparat juga menahan 291 demonstran di seluruh Prancis, termasuk 111 orang di ibu kota.

Pengamanan dilakukan besar-besaran. Sebanyak 1.500 polisi dikerahkan di Paris dan total 80.000 personel secara nasional. Sebagai langkah pengendalian, 11 stasiun metro di Paris ditutup selama aksi berlangsung.

Kesimpulan: May Day 2026 di Prancis menunjukkan eskalasi klasik antara aksi buruh massal dan kelompok radikal, dengan dampak langsung pada keamanan publik dan stabilitas kota.

may-day-paris-kerusuhan-2026

demo paris 2026, may day prancis, kerusuhan buruh, black bloc, bentrokan polisi

Aksi May Day di Paris memicu bentrokan dan vandalisme saat ratusan ribu demonstran turun ke jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *