Juli 19, 2026

Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0, La Roja Kembali ke Jalur Kemenangan

IMG-20260623-WA0071

Spanyol hancurkan Arab Saudi 4-0 pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026 di Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu (21/6/2026). Kemenangan telak ini menjadi jawaban sempurna atas hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde di laga perdana yang mengecewakan. Dengan tambahan tiga poin, La Roja kini mengoleksi empat poin dan memuncaki klasemen sementara Grup H, unggul atas Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde yang masing-masing mengantongi satu poin.

Lamine Yamal menjadi bintang pertama yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain Barcelona berusia 18 tahun itu mencetak gol perdananya di Piala Dunia pada menit ke-10, menyambar umpan datar Mikel Oyarzabal dari sisi kiri. Gol ini menjadi momen bersejarah bagi Yamal, yang sebelumnya hanya menjadi pemain pengganti di laga perdana melawan Tanjung Verde. “Saya selalu bermimpi tampil di Piala Dunia, dan bisa mencetak gol di pertandingan pertama saya sebagai starter adalah sebuah mimpi,” ujar Yamal usai pertandingan.

Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-21, ketika Oyarzabal mencetak gol keduanya di turnamen ini. Gol berawal dari sepak pojok Aymeric Laporte yang gagal dibersihkan sempurna oleh pertahanan Arab Saudi, dan bola jatuh ke kaki Oyarzabal yang dengan tenang menaklukkan kiper Mohammed Al-Owais. Hanya tiga menit berselang, Oyarzabal kembali mencetak gol. Berawal dari serangan yang dibangun melalui Marc Cucurella dan Dani Olmo, penyerang Real Sociedad itu menyambar bola di depan gawang untuk membawa Spanyol unggul 3-0 pada menit ke-24.

Oyarzabal nyaris mencetak hat-trick pada menit ke-36 setelah merebut bola dari kiper Al-Owais, namun tembakannya dari sisi kiri kotak penalti hanya membentur mistar gawang. Meski gagal menyelesaikan trik gol, penampilan Oyarzabal tetap impresif. Pemain berusia 29 tahun itu mencatatkan dua gol dan satu assist dalam waktu 24 menit, sekaligus membungkam kritik setelah gagal mencatatkan sentuhan dalam 30 menit pertama melawan Tanjung Verde.

Memasuki babak kedua, Spanyol tetap tampil dominan. Baru empat menit setelah jeda, La Roja mendapat gol tambahan setelah bek Arab Saudi, Hassan Al-Tambakti, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-49. Marc Cucurella melepaskan tembakan yang sempat ditepis Al-Owais, namun bola memantul mengenai Al-Tambakti yang berusaha melakukan blok dan malah masuk ke gawangnya sendiri.

Spanyol nyaris mencetak gol kelima setelah Pedro Porro lolos dari jebakan offside, namun peluang satu lawan satu tersebut masih mampu digagalkan Al-Owais. Di masa injury time, Ferran Torres sempat mencetak gol, tetapi dianulir setelah pengecekan VAR yang panjang. Meski demikian, skor 4-0 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Arab Saudi Georgios Donis mengakui timnya tak mampu membendung kualitas Spanyol. “Kami tidak cukup kuat untuk menghentikan Spanyol di sekitar area penalti. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Ketika pertandingan tidak berjalan dengan baik dan ketika Anda kebobolan tiga gol dengan sangat cepat, Anda merasa tidak aman,” ujar Donis dikutip dari FIFA.

Kemenangan 4-0 ini menjadi kemenangan perdana Spanyol di Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang tanpa gol melawan Tanjung Verde di laga pembuka. La Roja juga mencatatkan rekor baru dengan menjaga gawangnya tetap bersih dalam dua pertandingan pertama Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Di sisi lain, Arab Saudi yang sebelumnya berhasil menahan imbang Uruguay 1-1 di laga perdana, kini tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara Grup H dengan satu poin. Namun, peluang mereka untuk lolos ke babak 32 besar masih terbuka jika hasil pertandingan lain menguntungkan.

Di laga terakhir Grup H, Spanyol akan menghadapi Uruguay pada 26 Juni 2026, sementara Arab Saudi akan bertemu Tanjung Verde. Dengan momentum kemenangan telak ini, Spanyol kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dominasi penguasaan bola, efektivitas serangan, dan soliditas pertahanan menjadi modal penting bagi La Roja menghadapi laga-laga selanjutnya. Sementara itu, Arab Saudi harus segera bangkit dan memperbaiki performa jika masih ingin menjaga asa lolos ke fase gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *