Juli 19, 2026

Inggris Lolos 32 Besar usai Kalahkan Ghana 2-0, The Three Lions Puncaki Grup L

IMG-20260623-WA0070

Inggris lolos 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan 2-0 atas Ghana dalam laga kedua Grup L yang digelar di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, pada Selasa (23/6/2026) waktu setempat atau Rabu (24/6/2026) pukul 03.00 WIB. Dengan kemenangan ini, Inggris mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan memastikan tiket ke fase gugur lebih cepat dari jadwal, menyusul Meksiko, Jerman, Argentina, Prancis, dan Norwegia yang telah lebih dulu lolos.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Inggris yang tampil dominan sejak awal berhasil membuka keunggulan pada menit ke-27 melalui Harry Kane. Memanfaatkan umpan silang dari Reece James yang menusuk dari sisi kanan, Kane yang bebas dari penjagaan bek Ghana menyundul bola masuk ke gawang Benjamin Asare. Gol ini menjadi gol ke-65 Kane untuk Inggris sepanjang kariernya, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pencetak gol paling produktif di sepak bola internasional.

Ghana yang berusaha bangkit justru harus kehilangan kiper utamanya, Lawrence Ati-Zigi, yang sejak awal pertandingan sudah terlihat kesulitan bergerak akibat cedera groin yang dideritanya saat laga pembuka melawan Panama. Benjamin Asare yang menggantikannya tampil cukup baik dengan beberapa penyelamatan penting, namun lini pertahanan Ghana tetap kesulitan menghadapi serangan bertubi-tubi Inggris.

Memasuki babak kedua, Inggris tetap mendominasi penguasaan bola. Pelatih Thomas Tuchel yang menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan Jude Bellingham sebagai motor serangan dari lini tengah, terus menekan pertahanan Ghana. Pada menit ke-58, Bellingham yang menerima umpan dari Declan Rice berhasil melewati dua pemain belakang Ghana sebelum melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok gawang, menggandakan keunggulan Inggris menjadi 2-0.

Ghana yang diperkuat oleh Thomas Partey yang kembali bergabung setelah absen di laga perdana karena masalah visa di Kanada, mencoba memberikan perlawanan di sisa pertandingan. Namun, lini belakang Inggris yang dikawal John Stones dan Ezri Konsa tampil solid dan berhasil menjaga gawang Jordan Pickford tetap bersih. Di sisi lain, Marcus Rashford yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72 hampir menambah keunggulan Inggris pada menit ke-85, namun tembakannya masih membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Inggris tetap bertahan.

Dengan hasil ini, Inggris memuncaki klasemen Grup L dengan enam poin, unggul tiga poin atas Ghana di posisi kedua. Sementara itu, di pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, Kroasia berhasil mengalahkan Panama 3-1, sehingga persaingan untuk posisi kedua grup masih terbuka. Di laga terakhir, Inggris akan menghadapi Panama pada 27 Juni 2026, sementara Ghana harus bertemu Kroasia dalam laga penentuan untuk memperebutkan tiket ke babak 32 besar.

Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Inggris di bawah arahan Thomas Tuchel yang mampu mempertahankan performa impresif setelah kemenangan 4-2 atas Kroasia di laga pembuka. Dengan kedalaman skuad yang mumpuni dan produktivitas lini serang yang tajam, The Three Lions kini menjadi salah satu kandidat kuat untuk melaju jauh di Piala Dunia 2026. Lini pertahanan yang sempat menjadi sorotan di laga pertama berhasil menunjukkan perbaikan dengan menjaga clean sheet, memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Jordan Pickford dan para bek Inggris menjelang fase gugur. Sementara bagi Ghana, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bahwa mereka perlu meningkatkan efektivitas serangan dan konsentrasi di lini belakang jika masih ingin menjaga asa lolos ke babak 32 besar. Laga pamungkas melawan Kroasia akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Black Stars untuk membuktikan bahwa mereka layak bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *