Juli 18, 2026

Jalan Rusak Mestong: Material Penimbunan Datang, Warga Minta Solusi Permanen

IMG_20260708_133325

Tuntutan masyarakat Desa Tanjung Pauh dan Desa Penerokan, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, terhadap perbaikan ruas jalan KM 36 hingga KM 40 mulai menunjukkan perkembangan. Material untuk penimbunan sementara telah didatangkan ke lokasi, namun warga menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah solusi akhir. Mereka berharap penimbunan segera dilakukan agar akses jalan kembali dapat dilalui kendaraan yang selama ini terhambat akibat lubang dan kerusakan parah.

Kerusakan jalan ini telah menjadi masalah berkepanjangan yang berdampak pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Selama ini, keluhan telah berulang kali disampaikan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum mendapat tanggapan yang jelas. Jalan yang rusak parah bahkan memicu aksi penghentian kendaraan oleh sejumlah sopir truk batubara yang memilih mematikan mesin demi keselamatan. Debu dan lubang yang mengancam keselamatan pengguna jalan menjadi pemandangan sehari-hari yang sangat meresahkan.

Meski material telah tiba, warga menuntut pemerintah dan perusahaan terkait segera merealisasikan perbaikan permanen melalui pengecoran atau pengaspalan agar persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun benar-benar terselesaikan. “Alhamdulillah material sudah mulai berdatangan. Semoga jalan bisa segera ditimbun dan diperbolehkan lewat lagi. Tapi kami berharap setelah ini ada solusi permanen, seperti pengecoran atau pengaspalan, agar jalan benar-benar bagus dan warga juga nyaman,” ujar salah seorang warga. Warga menjelaskan, hingga kini proses penimbunan belum dimulai karena material masih dikumpulkan di titik yang telah disepakati bersama.

Ke depan, penyelesaian persoalan jalan di Mestong membutuhkan komitmen serius dari semua pihak, terutama pemerintah kabupaten dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar jalur tersebut. Tanpa solusi permanen, konflik antara warga dan aktivitas pertambangan akan terus berulang, sementara biaya sosial dan ekonomi yang ditanggung masyarakat akan semakin besar. Warga berharap ada tindakan nyata yang tidak hanya bersifat sementara, melainkan mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Dengan adanya perbaikan permanen, diharapkan mobilitas warga dan distribusi barang dapat berjalan lancar, serta aktivitas ekonomi di wilayah tersebut dapat kembali pulih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *