Juli 21, 2026

Kelangkaan Pertalite di Jambi, Warga Terpaksa Beralih ke Pertamax yang Lebih Mahal

IMG_20260720_224718

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai dikeluhkan masyarakat Kota Jambi. Dalam dua hari terakhir, stok Pertalite di sejumlah SPBU dalam kota dilaporkan kosong, memaksa pengguna kendaraan membeli Pertamax yang harganya lebih mahal.

Pantauan di SPBU Jalan Pattimura, Senin (20/7), menunjukkan pompa pengisian Pertalite tidak beroperasi. Tidak terlihat antrean kendaraan seperti biasanya karena stok BBM bersubsidi tersebut telah habis. Seorang petugas SPBU membenarkan bahwa Pertalite memang belum tersedia sejak beberapa waktu terakhir. Namun, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab keterlambatan pasokan.

Kondisi itu membuat masyarakat tidak memiliki banyak pilihan. Demi tetap bisa beraktivitas, mereka terpaksa membeli Pertamax meski harus mengeluarkan biaya lebih besar. Marlena, salah seorang pengendara sepeda motor, mengaku biasanya selalu mengisi Pertalite. Namun, karena stok kosong di SPBU yang didatanginya, ia terpaksa beralih ke Pertamax.

“Biasanya isi Pertalite, tapi sekarang kosong. Terpaksa isi Pertamax. Ini pun cuma isi Rp20 ribu,” katanya. Kelangkaan Pertalite ini dikeluhkan banyak warga karena berdampak langsung pada pengeluaran harian. Mereka berharap pasokan BBM bersubsidi segera kembali normal sehingga masyarakat tidak terus-menerus dipaksa membeli BBM nonsubsidi.

Kelangkaan Pertalite pada Juli 2026 diduga dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat yang tidak sebanding dengan kecepatan distribusi ke SPBU. Selain itu, kenaikan harga BBM non-subsidi membuat sebagian konsumen beralih menggunakan Pertalite. Perubahan pola konsumsi tersebut menyebabkan permintaan meningkat dalam waktu singkat.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengakui sejumlah daerah mengalami kelangkaan BBM. Kementerian ESDM mengidentifikasi hambatan pada transportasi dan distribusi menjadi penyebab antrean BBM di sejumlah daerah.

Kelangkaan BBM terjadi di beberapa wilayah di Sumatra Utara, Ketapang, Kalimantan Barat, hingga kelangkaan pasokan Pertalite di wilayah Bogor, Jawa Barat. Meski terjadi kelangkaan, stok BBM nasional saat ini dalam kondisi aman, bahkan lebih dari cukup.

Pertamina Patra Niaga menyebut antrean panjang pengisian BBM di beberapa SPBU disebabkan meningkatnya kebutuhan BBM masyarakat. Dimulainya kembali kegiatan sekolah dan perkantoran disebut sebagai penyebab kenaikan mobilitas masyarakat.

Meski terjadi peningkatan, Pertamina menyatakan layanan penyaluran BBM di sejumlah wilayah telah kembali beroperasi normal. Pertamina telah mempercepat penguatan kapasitas distribusi agar kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa hambatan. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kelangkaan maupun kapan pasokan Pertalite di Kota Jambi akan kembali normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *