Tim Nasional Vietnam Berangkat ke Thailand untuk Pertahankan Gelar Piala ASEAN 2026
Tim Nasional Vietnam secara resmi berangkat ke Thailand pada Rabu (21/7) untuk mempertahankan gelar Piala ASEAN 2026 yang akan berlangsung pada 5 hingga 20 Agustus. Keberangkatan tim yang dijuluki “The Golden Stars” ini menjadi momen penting bagi sepak bola Vietnam yang berharap dapat mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi 2024. Rombongan tim yang terdiri dari 23 pemain, staf pelatih, dan ofisial diterbangkan langsung dari Bandara Internasional Noi Bai di Hanoi menuju Bangkok, Thailand, menggunakan pesawat charter yang disediakan oleh Asosiasi Sepak Bola Vietnam (VFF). Keberangkatan ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para suporter yang memadati area bandara sejak pagi hari.
Pelatih kepala Vietnam, Park Hang-seo, yang kembali memimpin tim untuk turnamen ini, menyatakan bahwa persiapan tim telah berjalan dengan sangat baik selama beberapa minggu terakhir. “Kami telah melakukan pemusatan latihan intensif di Vietnam dan para pemain menunjukkan semangat yang tinggi serta kondisi fisik yang prima. Kami datang ke Thailand dengan keyakinan penuh untuk mempertahankan gelar, tetapi kami juga menyadari bahwa setiap tim di Piala ASEAN memiliki kualitas yang baik,” ujar Park dalam konferensi pers sebelum keberangkatan. Pelatih asal Korea Selatan ini juga menekankan pentingnya mentalitas juara dan kerja sama tim dalam menghadapi turnamen yang akan berlangsung di berbagai kota di Thailand dan beberapa negara ASEAN lainnya.
Vietnam tergabung dalam Grup B bersama dengan Thailand, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam. Grup ini diprediksi menjadi grup yang sangat kompetitif karena kehadiran Thailand yang juga menjadi tuan rumah bersama dan memiliki ambisi untuk merebut kembali gelar yang pernah mereka kuasai. Malaysia dan Filipina juga tidak bisa dianggap remeh, dengan persiapan yang matang dan skuad yang diperkuat oleh pemain naturalisasi. Park Hang-seo menyadari tantangan ini dan menyatakan bahwa setiap pertandingan di fase grup akan menjadi ujian berat bagi timnya, yang membutuhkan konsentrasi penuh dan disiplin taktik yang tinggi.
Skuad Vietnam yang dibawa ke Thailand kali ini terdiri dari kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda berbakat. Beberapa pemain kunci seperti Nguyen Quang Hai dan Nguyen Tien Linh yang menjadi andalan lini serang Vietnam, kembali dipanggil untuk memperkuat tim. Selain itu, Park juga memanggil beberapa pemain muda yang tampil impresif di liga domestik dan diharapkan dapat memberikan energi baru bagi tim. Para pemain yang dibawa telah menjalani program latihan khusus yang difokuskan pada peningkatan kebugaran, strategi taktik, dan kerja sama tim, sehingga mereka siap menghadapi berbagai skenario di lapangan.
Vietnam menjadi salah satu negara dengan perkembangan sepak bola yang paling pesat di Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan mereka di Piala ASEAN 2024 menjadi bukti bahwa sepak bola Vietnam telah mencapai level yang kompetitif di kawasan. Mereka berhasil mengalahkan tim-tim kuat seperti Thailand di partai final dengan skor agregat 3-2, yang menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola Vietnam. Kini, dengan status sebagai juara bertahan, beban dan harapan yang besar berada di pundak para pemain untuk mengulangi kesuksesan tersebut dan membawa kebanggaan bagi seluruh rakyat Vietnam.
Setibanya di Bangkok, tim Vietnam akan langsung menuju ke kota Chonburi, yang terletak sekitar 80 kilometer dari ibu kota Thailand. Di sana, mereka akan menjalani pemusatan latihan selama beberapa hari sebelum memulai pertandingan pertama mereka. Chonburi dipilih sebagai lokasi pemusatan latihan karena memiliki fasilitas yang lengkap dan cuaca yang mirip dengan kondisi di Vietnam, sehingga para pemain dapat beradaptasi dengan lebih cepat. Latihan akan difokuskan pada taktik permainan menghadapi tim-tim di grup B, serta penyempurnaan strategi serangan dan pertahanan yang akan menjadi kunci keberhasilan mereka di turnamen ini.
Selain Vietnam, Thailand juga telah mempersiapkan tim dengan sangat matang sebagai tuan rumah. Mereka berhasil memanggil kembali para pemain bintangnya yang berlaga di liga Eropa dan Asia, serta memperkuat tim dengan pemain naturalisasi yang memiliki pengalaman internasional. Thailand bertekad untuk merebut kembali gelar Piala ASEAN yang terakhir mereka raih pada tahun 2022. Laga antara Vietnam dan Thailand di fase grup diprediksi akan menjadi pertandingan paling menarik di turnamen ini, karena kedua tim memiliki sejarah persaingan yang panjang dan selalu memberikan pertandingan yang sengit setiap kali bertemu. Pertemuan ini juga akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk menunjukkan siapa yang benar-benar layak disebut sebagai raja sepak bola Asia Tenggara.
Para penggemar sepak bola Vietnam juga menunjukkan dukungan yang luar biasa terhadap timnas mereka. Ratusan suporter setia mengantar keberangkatan tim di bandara, sambil meneriakkan yel-yel dan membawa bendera merah-kuning yang menjadi kebanggaan Vietnam. Mereka berharap timnas dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang trofi untuk kedua kalinya berturut-turut. Dukungan dari para penggemar ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan dan tidak mengecewakan jutaan rakyat Vietnam yang telah menaruh harapan besar pada mereka.
Piala ASEAN 2026 kali ini akan diselenggarakan di dua negara, yaitu Thailand dan Singapura, dengan final yang direncanakan akan digelar di Bangkok. Format kompetisi yang baru ini memberikan tantangan tersendiri bagi semua tim yang berpartisipasi, karena mereka harus beradaptasi dengan kondisi yang berbeda di setiap kota. Namun, Vietnam sebagai juara bertahan memiliki keunggulan mental karena mereka telah berpengalaman bermain di berbagai kondisi dan tidak mudah terpengaruh oleh faktor eksternal. Mereka juga telah mempelajari dengan cermat kekuatan dan kelemahan setiap lawan yang akan dihadapi.
Turnamen yang akan berlangsung pada 5 hingga 20 Agustus ini diharapkan dapat menjadi ajang yang semakin mempopulerkan sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Dengan persaingan yang semakin ketat dan kualitas permainan yang terus meningkat, Piala ASEAN menjadi salah satu turnamen paling menarik untuk disaksikan. Vietnam, dengan segala persiapan dan ambisinya, siap untuk kembali menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan terbesar di Asia Tenggara. Namun, perjalanan menuju puncak tidak akan mudah, dan setiap pertandingan akan menjadi ujian bagi mental dan fisik para pemain. Hanya tim yang paling siap dan konsisten yang akan keluar sebagai juara. Bagi Vietnam, ini adalah kesempatan untuk mengukir sejarah baru dan membuktikan bahwa kejayaan mereka bukanlah kebetulan semata. Dengan kerja keras, tekad, dan semangat juang yang tinggi, mereka siap menghadapi segala tantangan yang ada di depan mata. Para pemain Vietnam kini fokus pada pertandingan pertama, dan mereka bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi negara dan seluruh pendukung setia mereka.
