Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026, Perkuat Kemitraan dan Sinergi Industri Pertahanan Global
Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, mewakili Menteri Pertahanan RI, menghadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya pada 20 hingga 24 Juli. Ajang pameran industri kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka di dunia ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Inggris serta memperluas sinergi dengan industri pertahanan global.
Farnborough Airshow 2026 menampilkan berbagai teknologi mutakhir di bidang kemajuan mobilitas generasi berikutnya yang mencerminkan pesatnya inovasi industri kedirgantaraan global. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Boeing MQ-28 Ghost Bat, program drone otonom yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan mitra industri pertahanan Eropa, yakni Leonardo, Eaton, dan Hensoldt. Pesawat nirawak ini dirancang untuk beroperasi bersama jet tempur berawak dalam misi pengintaian, pengawasan, perang elektronik, dan dukungan tempur.
Selain itu, ajang ini juga menampilkan pesawat uji terbang Excalibur milik Inggris yang kembali mengudara setelah serangkaian modifikasi. Program Excalibur dirancang untuk mengurangi risiko teknis sebelum teknologi-teknologi kunci diintegrasikan ke dalam pesawat tempur Global Combat Air Programme (GCAP) yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2035.
Airbus A350-1000 juga menjadi daya tarik utama melalui demonstrasi kemampuan manuvernya yang mengagumkan. Pesawat tersebut memukau para penonton dengan kelincahan layaknya jet tempur, kemampuan lepas landas dalam jarak yang sangat pendek, serta melakukan tanjakan dengan kemiringan tajam hingga 70 derajat, menunjukkan kemajuan teknologi penerbangan modern. Yang menarik, pesawat ini terbang menggunakan campuran 30 persen bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) sebagai bagian dari upaya industri dirgantara menuju penerbangan yang lebih ramah lingkungan.
Kehadiran perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di ajang ini semakin memperkuat kerja sama dan komitmen bilateral di bidang pertahanan antara Indonesia dan Inggris, serta membuka peluang kolaborasi teknologi untuk mendukung kapasitas dan kemandirian pertahanan nasional. Partisipasi Indonesia dalam pameran industri kedirgantaraan global ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan terhadap perkembangan teknologi pertahanan terkini sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai negara peserta. Dengan terus hadir dalam forum-forum internasional seperti Farnborough Airshow, Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam membangun kemitraan pertahanan yang saling menguntungkan dan mengikuti perkembangan teknologi mutakhir yang akan menjadi tulang punggung kekuatan pertahanan masa depan.
