Presiden Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Miliar
Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi akad massal 62.000 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi serta penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp880 miliar, di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Kegiatan yang digelar serentak di 165 titik di 36 provinsi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian layak .
Akad massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tersebut melibatkan 200 debitur yang hadir langsung di Batang dan 61.800 lainnya mengikuti secara daring dari 36 provinsi . Program ini merupakan agenda ketiga yang dihadiri Presiden Prabowo, setelah sebelumnya digelar di Cileungsi dan Serang pada 2025 .
Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi menyatakan akad massal 62.000 unit KPR dimulai . Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa penyediaan rumah layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi negara. Pemerintah akan terus memperluas program perumahan agar semakin banyak keluarga Indonesia dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman .
Dalam acara tersebut, Presiden juga berdialog langsung dengan sejumlah penerima manfaat dari berbagai daerah melalui sambungan video. Stenly dari Jayapura yang berprofesi sebagai pedagang sirih pinang, Sarah dari Banda Aceh yang berdagang di kios kelontong, hingga Eni dari Nusa Tenggara Timur yang sehari-hari mengemudikan ojek online, turut berbagi cerita tentang impian mereka memiliki rumah . “Terima kasih kepada Bapak Presiden, berkat Bapak, program KPR sejahtera FLPP, kami akhirnya memiliki rumah impian untuk keluarga,” ujar Sarah .
Presiden juga menyoroti pentingnya sinergi antara seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai tujuan besar ini. Menurutnya, Bank Indonesia, bank-bank Himpunan Bank Milik Negara, dan seluruh unsur yang terlibat dalam pembiayaan perumahan harus bersatu sebagai satu tim . “Dengan kerja sama, saling percaya, saling mendukung, saling mengisi, dan saling memperkuat, kita akan capai hal-hal besar,” tegas Presiden . Melalui akad massal ini, target 350.000 penyaluran rumah subsidi FLPP pada 2026 diharapkan dapat segera tercapai, mendorong terwujudnya Program Tiga Juta Rumah yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo Subianto .
