Agustus 24, 2026

Kabut Asap Tebal, Batik Air dan Super Air Jet Gagal Mendarat di Jambi

IMG-20260824-WA0019

Dua pesawat dari Jakarta tujuan Jambi gagal mendarat di Bandara Sultan Thaha Jambi, Minggu (23/8/2026), akibat jarak pandang yang tidak memenuhi syarat keselamatan penerbangan karena kabut asap .

Batik Air yang dijadwalkan tiba pukul 10.40 WIB dialihkan ke Batam. Sementara Super Air Jet yang seharusnya mendarat pukul 11.30 WIB dialihkan ke Palembang .

General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun, menjelaskan bahwa pengalihan dilakukan demi keselamatan penumpang dan kru pesawat . Jarak pandang di bandara turun drastis dari 5.000 meter pada pukul 09.30 WIB menjadi 1.000 meter pada pukul 10.30 WIB dan bertahan hingga pukul 11.30 WIB .

Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6804 membawa 138 penumpang dewasa dan satu bayi . Sementara Super Air Jet IU 842 membawa 120 penumpang dewasa dan satu anak . Kedua pesawat menggunakan Airbus A320 .

Pihak bandara memastikan jarak pandang kemudian kembali normal menjadi 3.500 meter . Pesawat Garuda Indonesia dari Jakarta tujuan Jambi berhasil mendarat pada pukul 13.44 WIB . Namun dua pesawat yang dialihkan ke Batam dan Palembang belum dapat mendarat hingga siang hari .

Kabut asap ini muncul dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Jambi . Berdasarkan data BPBD, luas lahan terbakar di Provinsi Jambi sejak Januari hingga 16 Agustus mencapai 658,29 hektare .

Masyarakat yang akan bepergian melalui Bandara Thaha diimbau memantau jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak maskapai . Penanganan karhutla terus dilakukan tim gabungan untuk mencegah dampak asap yang semakin meluas dan mengancam keselamatan penerbangan serta kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *