Mei 25, 2026

IMF Peringatkan Harga Minyak Bisa Tembus US$110 Jika Konflik Timur Tengah Memburuk

images (7)


Ininih.com
IMF memperingatkan bahwa jika konflik di Timur Tengah memburuk, harga minyak mentah berpotensi melonjak signifikan sepanjang 2026.

Dalam skenario terburuk, harga minyak diproyeksikan mencapai rata-rata sekitar US$110 per barel pada 2026 dan meningkat hingga US$125 per barel pada 2027.
Lembaga tersebut menyiapkan tiga skenario utama.

Pada skenario dasar, konflik diasumsikan berlangsung singkat dengan harga minyak rata-rata sekitar US$82 per barel pada 2026.

Skenario menengah memperkirakan harga naik ke sekitar US$100 per barel, sementara skenario terburuk terjadi jika konflik berkepanjangan dan mengganggu infrastruktur energi.
IMF menilai lonjakan harga energi dalam jangka panjang dapat menekan pertumbuhan ekonomi global secara signifikan.

Dalam kondisi paling parah, pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan turun hingga sekitar 2,0% dan inflasi global berpotensi melampaui 6%.
Kekhawatiran pasar berpusat pada potensi gangguan pasokan energi, terutama jika konflik meluas ke jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Jalur ini merupakan salah satu titik vital distribusi minyak dunia, sehingga setiap gangguan dapat berdampak langsung pada stabilitas pasar energi global.

imf-proyeksi-harga-minyak-2026-konflik-timur-tengah

IMF harga minyak, proyeksi minyak 2026, konflik Timur Tengah, inflasi global, ekonomi dunia, Selat Hormuz

IMF proyeksikan harga minyak bisa tembus US$110 per barel pada 2026 jika konflik Timur Tengah memburuk, berisiko tekan ekonomi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *