Juli 18, 2026

AirAsia Teken Kontrak Airbus A321XLR Senilai 12,25 Miliar Dolar AS, Target Angkut 150 Juta Penumpang

1468009_720

AirAsia menandatangani perjanjian bersejarah dengan Airbus senilai 12,25 miliar dolar AS untuk pembelian 50 unit pesawat jarak jauh Airbus A321XLR dengan opsi tambahan 20 unit. Kesepakatan ini menjadi langkah besar AirAsia untuk mewujudkan visi sebagai maskapai jaringan berbiaya rendah pertama di dunia, dengan strategi multi-hub andalannya . Pesawat-pesawat baru ini dijadwalkan mulai dikirim pada 2028 hingga 2032 .

Penandatanganan kesepakatan ini disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Paris, oleh Tony Fernandes, CEO Capital A, dan Christian Scherer, CEO Airbus Commercial Aircraft . Tony Fernandes menyatakan bahwa AirAsia sedang bertransformasi menjadi maskapai jaringan berbiaya rendah pertama di dunia. “Ini adalah tentang pertumbuhan yang eksponensial, membuka koneksi lintas benua di luar ASEAN, dan semakin memasyarakatkan terbang bagi siapa saja,” ujarnya . Kehadiran pesawat Airbus A321XLR dan Airbus A321LR menjadi kunci utama untuk mewujudkan mimpi ini .

Pesawat generasi terbaru A321XLR ini akan melengkapi armada Airbus milik AirAsia yang saat ini didominasi oleh keluarga A320 dan A330 . Langkah ini mendukung strategi jangka panjang AirAsia untuk menghadirkan konektivitas terbaik di Asia dan sekitarnya, sambil tetap menjaga model berbiaya rendah melalui efisiensi rute, optimalisasi penggunaan pesawat, dan produktivitas armada . Armada baru ini juga menjadi tulang punggung transformasi AirAsia. Strategi multi-armada memungkinkan AirAsia menyesuaikan kapasitas dengan permintaan, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan kompetitif di pasar global .

Pesawat Airbus A321XLR menawarkan penghematan bahan bakar per kursi hingga 20 persen dibandingkan A321neo, sehingga berdampak signifikan pada kinerja emisi dan efisiensi operasional . AirAsia Group menargetkan dapat mengangkut 150 juta penumpang setiap tahun pada 2030, dengan total penumpang kumulatif sejak berdiri mencapai 1,5 miliar orang . Kesepakatan ini menjadi langkah besar AirAsia untuk mewujudkan visi sebagai maskapai jaringan berbiaya rendah pertama di dunia, menghubungkan kota-kota utama dan sekunder di berbagai belahan dunia .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *