Kementerian PU Lakukan Pemeliharaan Irigasi di Buleleng untuk Jaga Pasokan Air di Musim Kemarau
Air irigasi yang lancar berperan penting dalam menjaga keberlangsungan pertanian. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pemeliharaan Saluran Irigasi Patemon Kajanan, D.I. Tukad Saba, Kabupaten Buleleng, dengan membersihkan sedimentasi yang menghambat aliran air. Upaya ini dilakukan agar distribusi air ke lahan pertanian tetap optimal, khususnya dalam menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan.
Sedimentasi yang menumpuk di saluran irigasi dapat mengurangi kapasitas aliran air dan menghambat pasokan ke sawah-sawah petani. Dengan pemeliharaan rutin, diharapkan air dapat mengalir lancar dan menjangkau seluruh lahan pertanian yang membutuhkan.
Menteri PU Ir. Dody Hanggodo, M.PE menyampaikan bahwa kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim. Pemeliharaan infrastruktur untuk mendukung ketahanan pangan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Kegiatan pemeliharaan ini melibatkan petugas lapangan dan masyarakat sekitar untuk memastikan saluran irigasi berfungsi optimal. Dengan saluran yang bersih, petani di Buleleng dapat terus bercocok tanam dan menjaga produktivitas pertanian mereka.
Kementerian PU berkomitmen untuk terus memelihara dan meningkatkan infrastruktur irigasi di seluruh Indonesia. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan ketahanan pangan nasional dapat terus diperkuat dan kesejahteraan petani meningkat. Sinergi antara pemerintah, petani, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
