RIZKAN AL MUBAROK MENGAJAK SELURUH ELEMEN MASYARAKAT BERSATU DAN MENJAGA MARWAH PEMIMPIN BANGSA
JAMBI – Di tengah derasnya arus informasi, meningkatnya polarisasi politik, serta tantangan global yang semakin kompleks, Ketua AWNI Sumatera Raya, Rizkan Al Mubarrok, mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk memperkuat persatuan nasional, menjaga stabilitas sosial, serta memberikan dukungan konstruktif kepada pemimpin bangsa demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Menurut Rizkan, demokrasi yang sehat memang memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun perbedaan pandangan politik. Namun demikian, perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi permusuhan yang merusak persatuan nasional ataupun menggerus kehormatan bangsa di mata dunia.
“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun persatuan bangsa harus selalu ditempatkan di atas segala kepentingan kelompok, golongan, maupun kepentingan sesaat. Kritik boleh dilakukan, tetapi harus tetap dalam koridor konstitusi, etika, dan kepentingan nasional,” ujar Rizkan dalam keterangannya.
Rizkan menegaskan bahwa sejak dirinya masih kecil pada era pemerintahan Presiden Soeharto hingga memasuki masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini, dirinya tidak pernah tertarik pada narasi kudeta, gerakan yang mengarah pada perpecahan bangsa, maupun tindakan yang bertujuan merendahkan simbol negara dan kepemimpinan nasional.
Baginya, siapa pun yang terpilih secara sah dan konstitusional sebagai Presiden Republik Indonesia merupakan representasi negara yang membawa nama, kehormatan, dan martabat bangsa Indonesia dalam pergaulan internasional.
“Terlepas dari perbedaan pilihan politik, Presiden Republik Indonesia adalah wajah bangsa Indonesia di mata dunia. Suka atau tidak suka, beliau membawa marwah negara dalam berbagai forum internasional. Karena itu, yang lebih penting adalah bagaimana seluruh elemen bangsa dapat berkontribusi membantu agar program-program yang berpihak kepada rakyat benar-benar berjalan hingga ke akar rumput,” tegasnya.
Ia menilai keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, kalangan akademisi, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, insan pers, serta seluruh komponen bangsa.
“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan pernah kehilangan kecintaan kepada Indonesia. Bangsa ini dibangun oleh semangat persatuan. Karena itu mari bersama-sama menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, serta memastikan kepentingan rakyat tetap menjadi tujuan utama dari setiap kebijakan negara,” lanjutnya.
Mendoakan Pemimpin Agar Amanah Menjalankan Tugas Negara
Dalam kesempatan tersebut, Rizkan juga mengajak masyarakat untuk mendoakan Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran kabinet agar diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan keberanian dalam menjalankan amanah rakyat.
Menurutnya, kepemimpinan nasional yang kuat dan berpihak kepada rakyat merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
“Kita doakan agar Presiden dan seluruh kabinet mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, menjaga kedaulatan bangsa, memperjuangkan kepentingan rakyat, memperkuat perekonomian nasional, dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa,” ujarnya.
Konsisten Menjaga Independensi Pers
Sebagai salah satu tokoh pers independen di Sumatera, Rizkan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga independensi organisasi yang dipimpinnya.
Ia menilai bahwa independensi merupakan fondasi utama agar pers dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Menurut Rizkan, kebebasan pers bukanlah kebebasan tanpa tanggung jawab, melainkan kebebasan yang digunakan untuk mengawal kebenaran, memperjuangkan keadilan, serta menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah.
Hingga saat ini, ia terus mendorong agar organisasi yang dipimpinnya tetap berdiri di atas kepentingan masyarakat luas, sehingga mampu menyampaikan kritik yang membangun sekaligus memberikan apresiasi terhadap kebijakan yang dinilai berpihak kepada rakyat.
“Pers harus tetap menjadi mata, telinga, dan suara masyarakat. Ketika ada kebijakan yang baik, wajib kita dukung. Ketika ada kebijakan yang merugikan rakyat, wajib kita kritisi. Itulah esensi independensi yang sesungguhnya,” katanya.
Vokal Mengawal Kepentingan Rakyat dan Negara
Dalam berbagai kesempatan, Rizkan dikenal aktif menyuarakan isu-isu strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat, mulai dari pengelolaan sumber daya alam, transparansi tata kelola pemerintahan, efisiensi anggaran daerah, pengawasan terhadap kebijakan publik, hingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Sumatera.
Ia berpendapat bahwa kekayaan alam Indonesia yang melimpah harus dikelola secara transparan, bertanggung jawab, dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana amanat konstitusi.
Menurutnya, pembangunan daerah juga harus lebih difokuskan pada program-program yang memberikan dampak nyata kepada masyarakat dibandingkan kegiatan seremonial yang menyerap anggaran besar namun memiliki manfaat terbatas.
“Pemerintah daerah harus terus meningkatkan efisiensi anggaran dan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Fokus pembangunan harus menyentuh kebutuhan rakyat secara langsung, mulai dari pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi hingga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Persatuan dan Keadilan sebagai Fondasi Indonesia Maju
Rizkan menambahkan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekuatan sumber daya alam maupun besarnya jumlah penduduk, melainkan juga oleh kemampuan bangsa dalam menjaga persatuan, menegakkan keadilan, dan memperkuat kepercayaan antara rakyat dengan negara.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat persatuan, penghormatan terhadap konstitusi, serta kecintaan kepada tanah air sebagai fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa depan.
“Bagi saya, Indonesia harus selalu menjadi yang utama. Di atas kepentingan pribadi, kelompok, organisasi, maupun golongan, ada kepentingan yang jauh lebih besar, yaitu kepentingan rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selama hayat masih dikandung badan, saya akan terus berada di barisan yang memperjuangkan keadilan, kesejahteraan rakyat, pengelolaan kekayaan alam untuk kemakmuran bangsa, serta menjaga persatuan Indonesia,” pungkas Rizkan Al Mubarrok.
Dengan semangat persatuan, penghormatan terhadap konstitusi, serta komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat dan negara di atas segalanya, Rizkan berharap Indonesia mampu melangkah lebih kuat menuju masa depan yang maju, berdaulat, adil, makmur, dan dihormati dunia.
