Wakil Bupati Batang Hari Hadiri Peringatan Hari Adat Jambi ke-748 di LAM Jambi
Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar dengan gelar adat Datuk Pemangku Dirajo Penimbang Alur Patut menghadiri undangan Lembaga Adat Melayu Jambi (LAM Jambi) di Balairung Sari LAM Jambi pada Senin (16/6/2026). Kehadiran Wabup dalam rangka memperingati Hari Adat Jambi ke-748 tahun 2026 M/1448 H.
Peringatan Hari Adat Jambi tahun ini mengusung tema “Hijrah adat, menjaga jati diri dan menjaga marwah”. Melalui tema ini, LAM Jambi mengajak seluruh masyarakat Jambi untuk mencintai adat, menjaga marwah daerah, serta menjadikan nilai-nilai adat sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Lembaga Adat Melayu Jambi Hasan Basri Agus dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema “Hijrah Adat” memiliki makna mendalam bagi masyarakat Melayu Jambi. “Hijrah bukan hanya perpindahan fisik, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang tidak baik menuju kebiasaan yang lebih baik, dari ketidaktahuan menuju pengetahuan, dan dari keterbelakangan menuju kemajuan,” ujar Hasan Basri Agus.

Ia menegaskan bahwa adat istiadat merupakan benteng budaya yang harus dijaga oleh seluruh generasi. “Adat adalah identitas kita. Jika kita kehilangan adat, kita kehilangan jati diri sebagai orang Jambi,” tambahnya.
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Adat Melayu Jambi yang terus konsisten melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu Jambi. Al Haris berharap semua elemen masyarakat dan unsur semua pihak dapat berkomitmen dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan potensi adat yang sudah ada.
“Adat dan budaya Jambi adalah warisan leluhur yang tak ternilai harganya. Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk melestarikannya, bukan hanya untuk saat ini tetapi untuk generasi mendatang,” ujar Al Haris.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai adat di tengah arus modernisasi yang semakin deras. “Kita harus mampu mempertahankan jati diri kita sebagai orang Jambi, tanpa menutup diri dari kemajuan zaman,” tutupnya.
Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar yang akrab disapa Datuk Pemangku Dirajo Penimbang Alur Patut menyatakan bahwa peringatan Hari Adat Jambi merupakan momen penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur budaya Melayu yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat di Jambi. Ia berharap peringatan ini dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman yang ada.
Peringatan Hari Adat Jambi ke-748 dengan tema “Hijrah Adat” menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Melayu Jambi di tengah tantangan modernisasi. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat—dari pemerintah, lembaga adat, hingga generasi muda—diharapkan nilai-nilai adat tetap hidup dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Ke depan, tantangan terbesar adalah bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai adat dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan esensi dan jati diri. Diperlukan strategi yang tepat untuk menjadikan adat tidak hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Peran generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu Jambi menjadi kunci keberlanjutan adat istiadat di tengah arus globalisasi yang semakin cepat.
Internal link:
“Gubernur Al Haris Dorong Penyusunan Kamus Bahasa Melayu Jambi” — /jambi/al-haris-dorong-kamus-bahasa-melayu-jambi-2026/
“Ribuan Warga Jambi Saksikan Tari 1.000 Penari di Hari Adat Jambi” — /jambi/tari-1000-penari-hari-adat-jambi/
“Bupati Bungo Hadiri Peresmian Penerbangan Perdana Batik Air di Bandara Muara Bungo” — /jambi/batik-air-peresmian-bandara-muara-bungo-2026/
“BMKG: Peringatan Dini Hujan Sedang-Lebat di Jambi” — /jambi/peringatan-dini-cuaca-jambi-waspada-18-juni-2026/
“Pemkot Jambi Perkuat Program BSPS 2026” — /jambi/bsps-kota-jambi-2026-103-unit-dpr-ri/
