TNI AL Kirim Satgas Latma RIMPAC 2026 ke Hawaii, Dansatgas Tekankan Profesionalisme dan Nama Baik Indonesia
TNI Angkatan Laut melalui Satuan Tugas (Satgas) Latihan Bersama (Latma) Multilateral RIMPAC 2026 bersiap memberangkatkan personel terbaiknya untuk mengikuti ajang latihan maritim terbesar di dunia yang akan digelar di Hawaii, Amerika Serikat. Komandan Satgas Latma RIMPAC 2026, Letkol Laut (P) Eko Triyatomo, selaku Komandan KRI Sultan Hasanuddin (SHN)-366 Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, meninjau langsung pelaksanaan latihan Mobility Udara (Mobud) dan Fastrope yang berlangsung di Pondok Cabe, Tangerang, pada Sabtu (20/6/2026).
Peninjauan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan intensif sebelum para prajurit diberangkatkan untuk mengikuti ajang bergengsi Latma Multilateral RIMPAC 2026 di Hawaii. Latihan Mobud dan Fastrope menjadi salah satu rangkaian persiapan akhir yang dilaksanakan untuk mematangkan kemampuan personel dalam berbagai skenario operasi, termasuk pengerahan pasukan cepat dari udara dan pendaratan helikopter di atas kapal.
Di sela-sela peninjauan, Dansatgas memberikan pengarahan dan suntikan semangat kepada seluruh personel yang terlibat. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota satgas adalah prajurit-prajurit terpilih yang telah melalui seleksi ketat dari satuan masing-masing. Mereka dipilih berdasarkan kompetensi, kedisiplinan, dan rekam jejak operasional yang mumpuni. “Kalian adalah prajurit pilihan. Tunjukkan dedikasi dan profesionalisme kalian dalam latihan ini sebagai cerminan kemampuan prajurit TNI Angkatan Laut,” ujar Letkol Laut (P) Eko Triyatomo.
Lebih lanjut, Dansatgas menyampaikan poin penekanan penting sesuai dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, agar seluruh personel menjaga nama baik negara Indonesia, institusi TNI, khususnya TNI Angkatan Laut selama berinteraksi dengan angkatan laut negara lain di arena internasional. Penekanan tersebut mencakup profesionalisme dan zero accident dengan melaksanakan setiap tahapan kegiatan dengan semangat tinggi, namun tetap mengutamakan faktor keselamatan personel (safety) serta keamanan materil. Selain itu, setiap rangkaian kegiatan wajib diawali dan diakhiri dengan doa sebagai wujud syukur dan permohonan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Rencananya, Satgas Latma Multilateral RIMPAC 2026 akan bertolak menuju Hawaii pada tanggal 23 Juni 2026 mendatang untuk bergabung dengan angkatan laut dari berbagai negara dalam latihan maritim multilateral terbesar di dunia tersebut. Keberangkatan ini menandai komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat sekaligus meningkatkan interoperabilitas TNI AL dengan angkatan laut dunia.
RIMPAC (Rim of the Pacific Exercise) merupakan latihan maritim multilateral terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Latihan ini diikuti oleh puluhan negara dan melibatkan ribuan personel serta berbagai alutsista, bertujuan untuk meningkatkan kerja sama dan interoperabilitas antarnegara dalam menghadapi berbagai ancaman di kawasan Indo-Pasifik. Partisipasi aktif TNI AL dalam RIMPAC 2026 menjadi bukti nyata peran Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan maritim global sekaligus mengasah kemampuan tempur prajurit di tingkat internasional.
Keberangkatan Satgas TNI AL ke RIMPAC 2026 pada 23 Juni 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di kancah global. Dengan personel terpilih dan persiapan yang matang, TNI AL siap menunjukkan kapabilitas dan profesionalisme di ajang latihan maritim terbesar dunia. Melalui latihan ini, Indonesia tidak hanya meningkatkan interoperabilitas dengan angkatan laut negara lain, tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai negara maritim yang berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Follow & Mention Twitter kami:
@TNIAL
Like & Follow Facebook:
Dispen AL / Fanspage TNI ANGKATAN LAUT
Follow IG:
tni_angkatan_laut
