Agustus 24, 2026

Bom Mobil di Kolombia Lukai 11 Orang Jelang Pemilihan Presiden, Presiden Sebut Terorisme

FB_IMG_1785601941593

Setidaknya 11 orang terluka akibat ledakan bom mobil di Kolombia pada Jumat (31/7) malam, hanya beberapa hari menjelang pemilihan presiden yang akan digelar pada 2 Agustus. Presiden Gustavo Petro dengan tegas menyatakan bahwa serangan itu adalah “terorisme” dan menegaskan bahwa “tidak akan menghentikan pemilihan presiden yang sudah dijadwalkan” .

Ledakan terjadi di Distrik Bosa, Bogota, dekat dengan lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pemungutan suara. Para pejabat setempat menduga bahwa mobil yang digunakan dalam serangan itu mungkin curian dan memiliki pelat palsu, meskipun penyelidikan masih berlangsung.

Menteri Pertahanan mengatakan bahwa bom tersebut diledakkan oleh sekelompok orang yang “masih berada di sekitar tempat kejadian.” Otoritas setempat juga menyatakan bahwa serangan itu kemungkinan terkait dengan pemilihan, dan secara khusus menargetkan lokasi pemungutan suara yang akan digunakan pada hari Minggu.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan politik menjelang pemilihan yang akan diadakan pada 2 Agustus. Serangan tersebut mengingatkan pada kekerasan politik yang pernah melanda negara tersebut selama beberapa dekade, di mana berbagai kelompok bersenjata sering menargetkan calon dan proses pemilihan.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi analis keamanan mencurigai keterlibatan kelompok pemberontak atau kartel narkoba yang selama ini beroperasi di beberapa wilayah Kolombia. Para pejabat telah meningkatkan keamanan di seluruh negeri untuk mencegah serangan lebih lanjut.

Pemerintah Kolombia berkomitmen untuk melanjutkan proses pemilihan yang aman dan transparan meskipun ada upaya untuk mengintimidasi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melapor kepada pihak berwenang jika melihat aktivitas mencurigakan. Presiden Petro juga menekankan bahwa demokrasi tidak akan dikalahkan oleh tindakan terorisme, dan pemilihan akan berlangsung sesuai jadwal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *