September 1, 2026

Gelombang Panas Ekstrem di Jepang Tewaskan 79 Orang, Fukuoka Tembus 40,4 Derajat Celcius

FB_IMG_1787762545420

(250710) -- OSAKA, July 10, 2025 (Xinhua) -- Tourists visit the Expo 2025 Osaka in Osaka, Japan, on July 10, 2025. Heatstroke alerts were issued in many places in Japan as the country is hit by a searing heatwave. (Xinhua/Jia Haocheng)

Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Jepang (Fire and Disaster Management Agency) melaporkan bahwa gelombang panas ekstrem yang melanda kepulauan Jepang sepanjang Juli 2026 telah menewaskan sedikitnya 79 orang. Lebih dari 41.000 orang lainnya harus dirawat di rumah sakit akibat penyakit terkait panas (heatstroke) selama bulan Juli saja.

Kota Fukuoka, yang terletak di barat daya Jepang, menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak. Pada Rabu (26/8/2026), suhu di wilayah Hakata, Fukuoka, mencapai 40,4 derajat Celcius (sekitar 104,7 derajat Fahrenheit), menandai hari kesepuluh berturut-turut kota tersebut mencatat suhu rekor di atas 40 derajat Celcius.

Menurut laporan Kyodo News, tingginya suhu disebabkan oleh sistem tekanan tinggi yang terus mendominasi pola cuaca di kepulauan Jepang, ditambah dengan aliran udara panas dan lembap dari topan yang memperparah kondisi di wilayah Kyushu. Menghadapi kondisi ini, otoritas meteorologi Jepang merespons dengan mengkategorikan hari-hari ketika suhu mencapai 40 derajat Celcius atau lebih tinggi sebagai “kokushobi” atau “hari yang sangat panas”, yang mencerminkan meningkatnya frekuensi peristiwa cuaca berbahaya di Jepang.

Dampak gelombang panas ini sangat dirasakan oleh kelompok rentan. Dari puluhan ribu pasien yang dirawat di rumah sakit, sebanyak 24.769 orang berusia 65 tahun ke atas, mencakup lebih dari 60 persen dari total pasien. Beban pada layanan medis darurat pun meningkat, mendorong pemerintah setempat untuk membuka pusat-pusat pendingin di kota-kota besar.

Gelombang panas mematikan ini terjadi setelah cuaca ekstrem lainnya melanda Jepang. Sebelumnya pada bulan yang sama, hujan deras dan banjir bandang menerjang bagian timur Jepang dan menewaskan sedikitnya 13 orang di Prefektur Chiba, di timur Tokyo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *