KRI Gajah Mada dalam Perjalanan, Kapal Induk Pertama Indonesia Segera Tiba
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi (551) yang dihibahkan pemerintah Italia kepada Indonesia saat ini sedang dalam perjalanan melintasi Laut Merah menuju Tanah Air. Kapal sepanjang 180 meter ini diperkirakan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026, tepatnya antara tanggal 15 hingga 20 September.
Rute Perjalanan
Kapal mulai berlayar dari Pelabuhan Taranto, Italia, pada Senin (24/8/2026) malam. Perjalanan memakan waktu lebih dari 20 hari dengan melintasi Terusan Suez dan Laut Merah. Kapal dijadwalkan singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Colombo, Sri Lanka, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.
Proses Serah Terima di Jakarta
Setibanya di Indonesia, kapal akan berlabuh terlebih dahulu di Jakarta untuk menjalani proses serah terima hibah dari pemerintah Italia kepada Indonesia. Prosesi penerimaan akan dilaksanakan melalui penandatanganan dokumen serah terima hibah.
Pengukuhan dan pergantian bendera menjadi bendera Indonesia direncanakan pada 25 September 2026. Kapal akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan menggunakan bendera Merah Putih. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam prosesi peresmian tersebut.
Pangkalan Baru di Lampung
Setelah proses serah terima di Jakarta selesai, kapal akan menuju pangkalan induknya di Teluk Ratai, Lampung. Pangkalan tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelesaian (finishing) dan ditargetkan berfungsi penuh pada akhir September 2026.
Spesifikasi Kapal
Kapal induk kelas Garibaldi ini memiliki nomor lambung 551 dan dibangun di galangan Cantieri Navali di Monfalcone, Italia. Diluncurkan pada 20 Februari 1978 dan mulai bertugas pada 4 Juni 1983.
Dimensi dan Bobot:
· Panjang: 180,2 meter
· Lebar: 23,4 meter (garis air) dan 30,4 meter (dek penerbangan)
· Sarat air: 6,7 meter
· Bobot perpindahan: 13.850 ton
Penggerak:
· Sistem COGAG dengan empat turbin gas FIAT/GE LM-2500
· Daya: 60.400 kilowatt (sekitar 80.998 tenaga kuda)
· Kecepatan maksimum: 30 knot
· Jangkauan: hingga 7.000 mil laut
Kemampuan Angkut:
· 18 hingga 20 pesawat, termasuk EH101 dan AV-8B Plus
· Helikopter: EH101, SH90A, dan AB212
Persenjataan:
· Satu peluncur Albatros dengan delapan sel untuk rudal antipesawat Aspide
· Tiga sistem senjata DARDO dengan meriam Breda 40/70
KRI Gajah Mada akan menjadi kapal induk pertama dalam sejarah Indonesia. Kapal ini diarahkan untuk mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana alam. Kapal juga dapat digunakan untuk mengoperasikan helikopter TNI AL, TNI AU, maupun TNI AD.
