Enam Tewas dalam Serangan Houthi terhadap Kapal di Bab al-Mandeb, Kata Pemerintah Yaman
Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melaporkan bahwa enam orang tewas dalam serangan Houthi terhadap sebuah kapal di Selat Bab al-Mandeb pada Rabu (12/8). Serangan ini merupakan eskalasi terbaru dari ancaman terhadap pelayaran komersial di jalur perairan strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
Serangan terjadi ketika kapal melintasi selat sempit tersebut. Belum ada rincian lebih lanjut mengenai jenis kapal atau kewarganegaraan para korban yang disediakan oleh pemerintah Yaman. Kelompok Houthi belum memberikan komentar resmi mengenai insiden tersebut.
Insiden ini menyusul serangkaian serangan terhadap kapal-kapal di Bab al-Mandeb dan Laut Merah yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman barat, sebelumnya telah mengklaim serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel, AS, dan sekutunya sebagai solidaritas dengan Palestina.
Masyarakat internasional, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, telah meningkatkan patroli keamanan di kawasan tersebut untuk melindungi pelayaran komersial. Namun, serangan terus berlanjut, mengancam keselamatan pelaut dan stabilitas rantai pasok global, terutama pasokan energi.
Organisasi maritim internasional mengecam keras serangan terhadap kapal sipil dan menyerukan semua pihak untuk menahan diri serta menghormati hukum laut internasional. Keamanan Bab al-Mandeb sangat penting bagi perdagangan global dan stabilitas kawasan. Serangan ini menambah kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan mendorong seruan untuk solusi diplomatik yang lebih kuat. Masyarakat internasional berharap agar semua pihak mengutamakan dialog dan keselamatan pelayaran di jalur laut yang vital bagi ekonomi dunia.
