Kebakaran Hanguskan Dua Ruang Kelas Sekolah Rakyat di Bagan Pete, Jambi
Kebakaran menghanguskan dua ruang kelas Sekolah Rakyat milik pemerintah di Jalan Pajero RT 11, Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Senin (6/7/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun dua ruang belajar tingkat SMP beserta sejumlah perlengkapan di dalamnya mengalami kerusakan berat. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam pendataan oleh pihak berwenang.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 14.20 WIB, saat Eko Purwanto (35), seorang pekerja bangunan di lokasi, melihat kepulan asap hitam dari arah salah satu ruang kelas saat bekerja di lantai dua. Ia segera turun untuk memastikan sumber asap dan mendapati api telah membakar kasur busa yang berada di ruang penyimpanan perlengkapan sekolah. Api dengan cepat merambat ke sejumlah barang di sekitarnya, seperti kursi, pintu, lemari, serta perlengkapan lain yang rencananya akan digunakan untuk kebutuhan asrama siswa.
Upaya pemadaman sempat dilakukan secara manual oleh Eko bersama rekan kerja dan warga sekitar, namun api terus membesar. Warga yang mengetahui kejadian itu turut membantu memadamkan api sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dengan mengerahkan tujuh unit mobil pemadam untuk menangani api yang telah menjalar ke ruangan lainnya. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.45 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan selama kurang lebih 30 menit untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Akibat kejadian tersebut, dua ruang kelas beserta seluruh isinya hangus terbakar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jambi menyatakan bahwa proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh untuk menghindari kemungkinan api menyala kembali. Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengelola sekolah dan instansi pemerintah untuk lebih memperhatikan keamanan fasilitas penyimpanan barang, serta memastikan instalasi listrik dan sistem proteksi kebakaran di gedung-gedung pendidikan berfungsi dengan baik untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Pihak sekolah dan pemerintah daerah saat ini tengah mendata kerugian dan merencanakan langkah perbaikan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal sesegera mungkin.
