KSP Mendekat: Kepala Staf Kepresidenan Sidak Koperasi Merah Putih di Bojonegoro, Pastikan Manfaat untuk Masyarakat
Melalui Program KSP Mendekat, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (7/7/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Staf Presiden untuk memastikan program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di akar rumput.
Kehadiran Dudung di Bojonegoro menegaskan bahwa KSP tidak hanya mengawal dari balik meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil. Dalam sidak tersebut, ia menerima berbagai masukan dari pengurus dan pengelola koperasi yang akan menjadi bahan koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Tujuannya adalah agar berbagai kendala di lapangan dapat segera ditindaklanjuti, sehingga operasionalisasi koperasi tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga mampu menjalankan usaha secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program KDKMP sendiri merupakan salah satu pilar prioritas Presiden dalam memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi berbasis kerakyatan dari tingkat desa. Pemerintah menargetkan pembentukan hingga 40.000 unit Koperasi Merah Putih hingga akhir tahun 2026. Untuk memastikan target tersebut tercapai, KSP dan Kementerian Koperasi terus bersinergi, termasuk melalui pengecekan langsung terhadap 1.061 koperasi percontohan yang telah diresmikan. Salah satu rekomendasi dari rapat koordinasi sebelumnya adalah percepatan penerbitan Peraturan Presiden sebagai dasar operasional bagi koperasi-koperasi tersebut.
“Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Kepala Staf Kepresidenan. Pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran koperasi bukan sekadar untuk memenuhi target kuantitas, tetapi lebih dari itu, harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa. Dengan pendekatan KSP Mendekat, pemerintah berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan berangkat dari kondisi nyata di lapangan demi pelayanan yang semakin tepat sasaran.
