Agustus 11, 2026

Kementerian PU Bangun Bendung Darurat di Jepara, Cegah Intrusi Air Laut ke Saluran Irigasi

IMG_20260801_014005

Kementerian Pekerjaan Umum melakukan penanganan darurat di Bendung Karet Welahan Bum, Jepara, dengan membangun bendung sementara untuk mencegah intrusi air laut ke saluran air tawar. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas air tetap terjaga, layanan irigasi tidak terganggu, serta kebutuhan air masyarakat dan produktivitas pertanian tetap terpenuhi selama proses rehabilitasi berlangsung.

Intrusi air laut menjadi ancaman serius bagi daerah pesisir seperti Jepara, di mana air asin yang masuk ke saluran irigasi dapat merusak lahan pertanian dan menurunkan produktivitas tanaman. Dengan dibangunnya bendung sementara, aliran air tawar dari sungai dapat dipertahankan dan tidak tercampur dengan air laut yang masuk saat pasang.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa air merupakan sumber daya yang harus dikelola secara optimal. Pengelolaan air yang efektif menjadi kunci menjaga produktivitas pertanian, mendukung swasembada pangan, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Bendung Karet Welahan Bum sendiri merupakan infrastruktur penting yang mengairi ribuan hektare lahan pertanian di wilayah Jepara dan sekitarnya.

Rehabilitasi bendung karet ini dilakukan untuk memulihkan fungsinya sebagai pengendali aliran air dan pencegah intrusi air laut. Namun, selama proses perbaikan berlangsung, bendung sementara dibangun agar pasokan air ke sawah-sawah petani tidak terputus, terutama di musim kemarau yang rawan kekeringan.

Pengelolaan air yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi prioritas Kementerian PU. Selain rehabilitasi infrastruktur, langkah-langkah konservasi dan pemanfaatan teknologi tepat guna akan terus didorong untuk memastikan ketersediaan air bagi berbagai keperluan, mulai dari pertanian, industri, hingga kebutuhan rumah tangga. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga infrastruktur air dan menggunakannya secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *