KTT G7 2026 di Evian: Fokus Utama Selat Hormuz dan Ukraina
Para pemimpin negara-negara industri maju (G7) berkumpul di kota resor pegunungan Alpen, Evian-les-Bains, Prancis, untuk KTT G7 ke-52 yang berlangsung pada 15-17 Juni 2026. Pertemuan yang dihadiri oleh pemimpin Prancis, Inggris, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat serta para pemimpin Uni Eropa ini menjadi ajang diplomatik krusial di tengah situasi global yang bergejolak.
Agenda utama KTT tahun ini adalah membahas dua titik api global utama: kesepakatan perdamaian awal antara AS dan Iran serta kelanjutan perang Rusia-Ukraina. Kehadiran Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari kedua KTT (16/6) menjadi momen penting untuk membahas keamanan dan perdamaian di Eropa.
Selat Hormuz dan Kesepakatan AS-Iran
Fokus utama pembahasan adalah implementasi kesepakatan perdamaian awal antara AS dan Iran yang baru saja ditandatangani. Presiden AS Donald Trump, yang baru saja mengumumkan kesepakatan tersebut, berusaha meyakinkan para pemimpin G7 bahwa perjanjian ini akan membawa stabilitas di Timur Tengah. Trump menyatakan, “Banyak hal besar akan terjadi di Timur Tengah,” saat bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Isu paling mendesak adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia setiap hari. Selat tersebut secara efektif diblokade selama konflik AS-Iran yang berlangsung sekitar 15 pekan. Trump berupaya mengamankan bantuan negara-negara G7 dalam membersihkan ranjau Iran dari Selat Hormuz setelah jalur tersebut dibuka kembali.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyambut baik kesepakatan tersebut dan menyatakan bahwa Prancis akan mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz sebagai bagian dari pasukan multinasional untuk mengamankan pelayaran. “Kami akan melakukan segalanya untuk memastikan kesepakatan ini menjadi kenyataan dan Hormuz dapat dibuka kembali secara damai,” ujar Macron.
Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Gedung Putih berharap Selat Hormuz akan dibuka secara permanen tanpa biaya lintas, namun mengakui masih banyak yang harus diselesaikan dalam periode perundingan teknis 60 hari ke depan. Salah satu isu penting yang akan diputuskan dalam perundingan teknis tersebut adalah bagaimana menangani stok uranium yang sangat diperkaya milik Iran.
Ukraina dan Keamanan Eropa
Di sisi lain, para pemimpin Eropa berharap dapat membangkitkan kembali minat Trump untuk terlibat dalam penyelesaian damai dengan Rusia di Ukraina. Trump mengaku telah berbicara dengan Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam beberapa hari terakhir dan merasa terdorong untuk mencoba lagi.
Zelensky hadir dalam sesi kerja pada hari Selasa (16/6) untuk membahas keamanan dan perdamaian Eropa. Namun, seorang pejabat senior administrasi Trump mengatakan bahwa kedua pemimpin tidak dijadwalkan untuk bertemu secara tatap muka.
KTT ini juga membahas ketegangan sebelumnya antara Trump dan para pemimpin Eropa, yang merasa tidak diajak berkonsultasi sebelum AS memutuskan perang melawan Iran. Trump bahkan telah mengancam akan menarik pasukan AS dari negara-negara NATO yang tidak mendukungnya.
Selain dua isu utama tersebut, para pemimpin G7 juga membahas hubungan dagang dengan China, perang di Gaza, serta isu keamanan ekonomi seperti rantai pasok mineral kritis dan kecerdasan buatan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengusulkan agar G7 bersama-sama menyimpan cadangan mineral kritis sebagai langkah mengantisipasi ketidakstabilan pasokan global.
KTT G7 2026 di Evian menjadi ujian bagi kohesi negara-negara industri maju di tengah perbedaan pandangan yang tajam antara Trump dan sekutu-sekutu Eropa-nya. Kesepakatan damai AS-Iran yang tiba-tiba, tanpa konsultasi dengan sekutu, telah menciptakan ketegangan tersendiri. Namun, kebutuhan untuk menstabilkan kembali Selat Hormuz dan mengamankan pasokan energi global memberikan landasan bagi kerja sama pragmatis.
Ke depan, keberhasilan implementasi kesepakatan AS-Iran akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak dalam periode perundingan teknis 60 hari ke depan. Peran aktif Prancis dalam mengerahkan kapal induk ke Selat Hormuz menunjukkan bahwa Eropa bersedia mengambil tanggung jawab keamanan di kawasan. Sementara itu, prospek perdamaian di Ukraina masih tetap suram, mengingat perbedaan posisi yang masih sangat lebar antara Kyiv dan Moskow. KTT ini setidaknya memberikan momentum bagi diplomasi untuk terus berjalan.
Internal link:
“AS dan Iran Capai Kesepakatan Damai Bersejarah” — /konflik-dunia/as-iran-kesepakatan-damai-bersejarah-2026/
“Prabowo minta Jerman dukung finalisasi IEU-CEPA” — /nasional/prabowo-jerman-ieu-cepa-finalisasi-2026/
“Danantara obligasi global USD 4,6 miliar” — /ekonomi/danantara-obligasi-global-4-6-miliar-2026/
“IHSG rebound 4,12% ke 6.254” — /ekonomi/ihsg-rebound-412-level-6254-as-iran-damai-2026/
“NU tetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh Rabu 17 Juni 2026” — /nasional/nu-tetapkan-1-muharram-1448-h-17-juni-2026/
