Menteri PU Pastikan Infrastruktur Sekolah Rakyat dan Kawasan Industri Strategis, Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Kementerian komitmennya Umum terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Sepanjang pekan ini, Menteri PU Dody Hanggodo melakukan serangkaian peninjauan dan koordinasi strategis untuk memastikan program-program prioritas nasional, terutama di bidang pendidikan dan industri, berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas.
Salah satu fokus utama Menteri Dody adalah penyelesaian infrastruktur pendukung Sekolah Rakyat. Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, beliau memastikan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Terintegrasi I benar-benar siap mendukung proses belajar mengajar. Progres pembangunan sekolah berasrama di Desa Oelnasi ini telah mencapai 93,98 persen hingga pertengahan Juli, dengan target penyelesaian pada Agustus 2026. Bahkan, kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Kupang telah dimulai sejak 13 Juli 2026, menandakan bahwa fasilitas yang ada sudah dapat digunakan meskipun masih dalam tahap penyelesaian akhir. Menteri Dody juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang yang telah menambah dua hektare lahan untuk memperluas area sekolah yang dirancang memiliki kapasitas hingga 1.080 penghuni, menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung program prioritas nasional ini.
Di Pulau Bali, Menteri Dody meninjau Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Kabupaten Karangasem yang dibangun di atas lahan seluas 5,67 hektare di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu. Kompleks sekolah yang telah beroperasi sejak pertengahan Juli ini dilengkapi dengan gedung SD, SMP, SMA, asrama, rumah susun guru, gedung serbaguna, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif. Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody meminta penyempurnaan sejumlah fasilitas pendukung, seperti penanganan genangan di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah, agar kenyamanan siswa tetap terjaga. Perhatian terhadap detail ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan fasilitas yang disediakan. Secara nasional, Menteri Dody menyebut sebanyak 82 Sekolah Rakyat telah beroperasi untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional, sebuah pencapaian yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat.
Tak ketinggalan, Menteri Dody juga menyapa para siswa dan meninjau fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kota Semarang di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekolah ini menerima 263 peserta didik baru yang terdiri atas 89 siswa SD, 87 siswa SMP, dan 87 siswa SMA. Kehadiran sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menteri Dody menegaskan bahwa Sekolah Rakyat adalah wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memuliakan anak-anak bangsa melalui pendidikan yang berkualitas dan fasilitas yang memadai.
Selain fokus pada pendidikan, Menteri PU juga mendukung pengembangan kawasan industri strategis. Beliau meninjau langsung lokasi rencana pembangunan pabrik Mobil Nasional di Kabupaten Subang, Jawa Barat, bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Direktur Utama PT Pindad (Persero), Sigit Puji Santosa, pada Selasa (21/7). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas menuju kawasan industri dan mendukung infrastruktur di kawasan industri kendaraan nasional. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong hilirisasi industri otomotif di Indonesia.
Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan, Menteri PU Dody Hanggodo juga menerima kunjungan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh. Pertemuan ini menjadi ajang untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan sistem kepegawaian dan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian PU. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan ini, Kementerian PU di bawah kepemimpinan Menteri Dody Hanggodo terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang andal serta mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas. Mulai dari memastikan fasilitas pendidikan yang layak bagi generasi penerus bangsa, mendorong pertumbuhan industri nasional, hingga memperkuat sinergi kelembagaan, semua bergerak dalam satu semangat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Kehadiran infrastruktur yang memadai di bidang pendidikan dan industri bukan hanya tentang bangunan fisik, tetapi juga tentang membangun masa depan bangsa yang lebih cerah. Setiap sekolah yang berdiri dan setiap pabrik yang dibangun adalah investasi jangka panjang bagi kemajuan Indonesia, yang akan dirasakan manfaatnya oleh generasi sekarang dan yang akan datang. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia terus melangkah maju menuju cita-cita luhur bangsa.
