Puerto Rico Berlakukan Pembatasan Air di San Juan dan Kota Besar Akibat Kekeringan Rekor
Puerto Rico memberlakukan pembatasan air bersih di San Juan dan kota-kota besar lainnya pada Jumat (6/8) menyusul kekeringan rekor yang melanda wilayah tersebut tanpa tanda-tanda akan segera mereda. Lebih dari 180.000 pelanggan akan kehilangan pasokan air selama 48 jam setiap kali dalam jadwal bergilir yang mulai berlaku hari ini.
Wilayah yang terkena dampak meliputi San Juan dan beberapa kota seperti Carolina, Juncos, Gurabo, Trujillo Alto, Canovanas, dan Loiza. Pembatasan ini diberlakukan untuk mengelola pasokan air yang semakin menipis akibat curah hujan yang sangat rendah dan suhu yang sangat tinggi.
Krisis ini dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem. Juli 2026 tercatat sebagai bulan terkering di San Juan dalam lebih dari 120 tahun dan menjadi bulan terpanas keempat yang pernah tercatat. Sekitar 25 persen wilayah Puerto Rico mengalami kekeringan parah, dan 36 persen lainnya berada dalam kondisi kekeringan sedang.
Gubernur Jenniffer González menyatakan situasi ini “di luar kendali kami” dan tidak ada yang dapat mencegahnya memburuk. Ia mengimbau masyarakat untuk menghemat air dan mematuhi jadwal pembatasan yang telah ditetapkan.
Untuk mengantisipasi dampak pada layanan penting, truk tangki air akan dikerahkan dengan prioritas utama untuk rumah sakit dan panti jompo. Pemerintah juga akan mendistribusikan air minum kemasan ke daerah-daerah yang paling parah terdampak.
Para ahli meteorologi memperingatkan bahwa kondisi kering diperkirakan akan berlanjut hingga setidaknya bulan September. Mereka juga memprediksi bahwa kekeringan ini dapat memicu kebakaran hutan dan mengancam sektor pertanian di Puerto Rico.
Pemerintah Puerto Rico akan terus memantau situasi dan menyesuaikan kebijakan pembatasan air sesuai dengan perkembangan kondisi cuaca. Masyarakat diimbau untuk terus menghemat air dan melaporkan setiap kebocoran atau pemborosan air kepada otoritas setempat. Krisis air ini menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang semakin nyata. Masyarakat internasional diharapkan memberikan dukungan kepada Puerto Rico dalam menghadapi krisis ini.
