Sidak Gabungan di SPBU Jambi Temukan Penyalahgunaan Barcode BBM Subsidi
Tim gabungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi menemukan indikasi penyalahgunaan barcode BBM bersubsidi saat melakukan inspeksi mendadak di SPBU Talang Gulo dan SPBU Pal V, Kota Jambi, Senin . Operasi ini merupakan bagian dari upaya pengawasan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan dua barcode kendaraan yang tidak sesuai dengan identitas fisik kendaraan . Temuan ini menjadi perhatian serius karena barcode yang tidak cocok dapat mengindikasikan adanya praktik penyaluran BBM subsidi kepada pihak yang tidak berhak. Dokumen digital yang bermasalah langsung disita oleh petugas dan diserahkan kepada Pertamina Patra Niaga untuk diproses lebih lanjut guna memastikan apakah terdapat pelanggaran yang melibatkan oknum tertentu.
Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi, Iptu Dhea Cakra Tirta, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan unsur tindak pidana dalam kasus tersebut . Namun demikian, ia menegaskan bahwa sidak serupa akan terus dilakukan secara rutin untuk mencegah dan menekan potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi di berbagai SPBU di wilayah Kota Jambi. Pengawasan yang berkelanjutan dianggap penting mengingat BBM subsidi merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat dan harus dilindungi dari praktik-praktik penyelewengan.
Selain memeriksa administrasi dan validitas barcode, tim gabungan juga melakukan pengujian kualitas BBM jenis Pertalite dan Solar yang dijual di kedua SPBU tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas dan takaran BBM dinyatakan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah . Hal ini memberikan kepastian bahwa masyarakat yang membeli BBM di kedua SPBU tersebut mendapatkan produk yang layak dan sesuai dengan spesifikasi yang dijanjikan.
Sales Branch Manager Fuel I Jambi PT Pertamina Patra Niaga, Abdillah Rorke, mengingatkan bahwa BBM bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak menerimanya sesuai dengan peraturan yang berlaku . Ia mengimbau masyarakat yang mampu untuk beralih menggunakan BBM nonsubsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex guna membantu menjaga ketersediaan pasokan BBM subsidi bagi mereka yang benar-benar membutuhkan. Imbauan ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengarahkan konsumsi energi yang lebih tepat sasaran.
Pertamina juga memastikan bahwa pasokan BBM, termasuk solar yang permintaannya meningkat di Jambi, tetap aman dan disalurkan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan di setiap SPBU . Meskipun terjadi peningkatan permintaan, Pertamina berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh BBM. Ke depan, pengawasan dan penegakan aturan akan terus ditingkatkan untuk memastikan bahwa setiap liter BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sistem distribusi energi nasional.
