Juli 23, 2026

AS dan Meksiko Mulai Putaran Ketiga Negosiasi USMCA di Mexico City, Bahas Baja dan Mobil

1784641349772_gettyimages-2264095727-612x61220260721182946

Amerika Serikat dan Meksiko memulai putaran ketiga negosiasi bilateral untuk meninjau Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA) di Mexico City pada Selasa (21/7). Pembicaraan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi forum formal pertama sejak pemerintahan Trump menolak memperpanjang perjanjian dagang regional yang telah berusia enam tahun tersebut pada 1 Juli lalu. Negosiasi kali ini tidak melibatkan Kanada, menyusul kebijakan tarif baru yang dijatuhkan AS terhadap negara tersebut.

Menteri Perdagangan AS Jamieson Greer dan Menteri Ekonomi Meksiko Marcelo Ebrard memimpin delegasi masing-masing dalam pembahasan yang mencakup perdagangan baja, aluminium, otomotif, pertanian, tenaga kerja, serta isu keamanan ekonomi. Greer juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum di Istana Nasional untuk membahas kemajuan negosiasi. Meksiko berharap negosiasi ini dapat menghasilkan kesepakatan baru sebelum akhir tahun.

Salah satu agenda utama adalah aturan asal-usul (rules of origin) di sektor otomotif. AS menginginkan peningkatan kandungan komponen regional untuk kendaraan yang diproduksi di Amerika Utara dari 75 persen menjadi 82 persen, dengan setengahnya harus berasal dari AS. Meksiko juga berupaya mendapatkan keringanan dari tarif 25 persen yang dikenakan AS atas mobil Meksiko, serta tarif 50 persen atas baja dan aluminium.

AS juga mendorong mitra dagangnya untuk membangun hambatan perdagangan serupa terhadap barang dari luar kawasan, termasuk kendaraan, suku cadang, baja, aluminium, dan komponen lainnya. Langkah ini bertujuan membatasi produk China dan negara Asia lainnya yang masuk ke pasar AS melalui Meksiko dan Kanada. Data menunjukkan penjualan mobil China di Meksiko tumbuh 30 persen pada paruh pertama 2026, dengan pangsa pasar mencapai 17 persen.

Sementara itu, AS mengumumkan tarif baru terhadap barang Kanada senilai hampir USD20 miliar sebagai pembalasan atas tarif Kanada terhadap mobil, baja, aluminium, dan produk susu AS. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan pemerintahnya telah mengajukan proposal komprehensif untuk menyelesaikan sengketa dagang dengan Washington. AS sebaliknya memuji pendekatan pragmatis Meksiko yang tidak membalas dengan tarif balasan.

Duta Besar Meksiko untuk AS, Roberto Lazzeri, menyatakan keyakinannya bahwa kesepakatan baru dapat dicapai pada akhir tahun, dan menekankan bahwa setiap waktu yang terbuang berarti hilangnya daya saing, pangsa pasar, dan investasi. Meksiko juga berupaya mempertahankan keunggulan kompetitif 85 persen barangnya yang masuk ke AS bebas bea masuk. Dengan ditolaknya perpanjangan USMCA, perjanjian kini memasuki masa tinjauan tahunan yang berpotensi berakhir dalam 10 tahun jika ketiga negara tidak mencapai kesepakatan perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *