Presiden Prabowo Terima Jajaran Kadin, Tekankan Kolaborasi untuk Target Pertumbuhan 8 Persen
Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah beserta pimpinan asosiasi dunia usaha di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi dan koordinasi antara pemerintah dengan para pelaku usaha dalam menyukseskan berbagai program prioritas nasional.
Dalam arahannya, Kepala Negara menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha. Presiden juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global harus disikapi dengan kewaspadaan dan kebijaksanaan, mengingat Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki posisi strategis di kancah internasional.
Sejumlah pelaku usaha menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan pemerintah. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan petani. Program-program ini dinilai mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady mengapresiasi kepemimpinan Presiden yang dinilai visioner, berorientasi pada eksekusi, serta mampu mendorong berbagai agenda transformasi nasional. Ia menyatakan bahwa dunia usaha siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan.
Pertemuan ini juga membahas berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kadin menyampaikan sejumlah masukan terkait iklim investasi, kemudahan berusaha, dan kebijakan fiskal yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dunia usaha dan penciptaan lapangan kerja.
Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha, berbagai program prioritas nasional diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan menuju target 8 persen. Ke depan, sinergi antara pemerintah dan Kadin akan terus diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil berpihak pada kepentingan rakyat dan kemajuan bangsa.
