Agustus 24, 2026

Petugas Berjuang Kuasai Tiga Kebakaran Hutan di Spanyol Selatan, 800 Warga Dievakuasi

IMG-20260811-WA0003

Petugas pemadam kebakaran berjuang keras pada Senin (10/8) untuk mengendalikan tiga kebakaran hutan besar di Spanyol selatan yang telah memaksa evakuasi sekitar 800 orang akibat angin yang berubah-ubah dan medan yang sulit, demikian disampaikan para pejabat setempat.

Lebih dari 600 petugas pemadam yang didukung oleh 26 pesawat pengebom air diterjunkan untuk memadamkan api yang menyala sejak pekan lalu di provinsi Andalusia, Huelva, kata menteri darurat wilayah tersebut, Antonio Sanz.

“Kami menghadapi kebakaran hutan yang sangat sulit, kompleks, dan berbahaya, dengan kondisi cuaca yang terus tidak memberi kami kelonggaran. Ini adalah perlombaan jarak jauh yang penuh rintangan,” ujarnya. “Kami harus realistis: tidak ada perkiraan bahwa api akan segera dapat dikendalikan. Masih ada berjam-jam dan mungkin berhari-hari kerja intensif di depan.”

Para kru bekerja sepanjang malam, melakukan pembakaran terkendali dan membuat sekat bakar mekanis, tetapi otoritas mengatakan medan terjal dan kondisi cuaca telah memperlambat kemajuan pemadaman. Lebih dari 20.000 hektare lahan saat ini terkepung oleh api, tetapi otoritas menekankan angka ini merujuk pada area yang berada di dalam garis api dan tidak berarti semuanya telah terbakar.

Para pejabat pada Senin memerintahkan evakuasi kotamadya El Madrono, yang berpenduduk sekitar 300 orang, sehingga total pengungsi menjadi sekitar 800 orang. Para kru juga memerangi kebakaran di Castellón dan Segovia. Ketiga kebakaran ini telah diberi peringkat level dua untuk tingkat keparahannya.

Spanyol sedang mengalami musim panas yang berat untuk kebakaran hutan, dengan sekitar tiga lusin kebakaran yang telah memaksa evakuasi puluhan ribu orang, terutama di bagian tengah negara itu. Salah satu kebakaran yang berkobar pada Juli di wilayah Avila dekat Madrid dianggap sebagai kebakaran terbesar yang pernah terjadi di Spanyol dalam sejarah modern, melalap sekitar 50.000 hektare. Pada awal Juli, kebakaran dahsyat lainnya menyebabkan 14 kematian di provinsi Almeria di Andalusia.

Eropa telah mengalami serangkaian gelombang panas dan kekeringan tahun ini, yang menurut para ilmuwan diperparah oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia. Kondisi ini menjadikan musim kebakaran hutan semakin ekstrem dan sulit diprediksi, menuntut kesiapsiagaan dan respons yang lebih cepat dari otoritas setempat. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran dan segera melaporkan jika melihat titik api. Sinergi antara pemerintah, petugas pemadam, dan masyarakat menjadi kunci dalam melindungi hutan dan keselamatan jiwa dari ancaman kebakaran yang semakin mengintai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *