Agustus 24, 2026

Dua Pertiga Wilayah Inggris Resmi Alami Kekeringan, 45 Juta Jiwa Terdampak

IMG-20260811-WA0066

Lebih dari dua pertiga wilayah Inggris kini resmi mengalami kekeringan, setelah bulan Juli tercatat sebagai bulan terkering sejak pencatatan dimulai pada tahun 1836. National Drought Group menyatakan bahwa East Midlands, Lincolnshire & Northamptonshire, Kent & East Sussex, serta Solent & the South Downs menjadi wilayah terbaru yang masuk status kekeringan pada Senin (10/8) , bergabung dengan setengah wilayah Inggris dan seluruh Wales yang sebelumnya telah lebih dulu mengalami kondisi serupa .

Total 45 juta orang kini tinggal di wilayah kekeringan di Inggris, dengan lebih dari 27 juta di antaranya menghadapi pembatasan penggunaan air . Secara keseluruhan, 71,3% wilayah Inggris kini berada dalam status kekeringan, dan National Drought Group memperingatkan bahwa semua wilayah di negara tersebut mengalami tekanan pada sumber daya air mereka .

Ketua National Drought Group, Tony Grayling, mengatakan kondisi kekeringan akan terus memburuk sampai terjadi “hujan yang signifikan dan berkelanjutan” . Kondisi ini terjadi setelah musim panas yang sangat panas dan kering, dengan gelombang panas diperkirakan akan kembali melanda banyak wilayah Inggris pada pekan ini. Suhu diperkirakan akan melonjak hingga mencapai 36°C (97°F) di wilayah tenggara pada Kamis mendatang .

Menteri Air Emma Hardy, yang menghadiri pertemuan National Drought Group, mengatakan pemerintah berencana untuk meningkatkan pasokan air nasional dengan membangun sembilan waduk baru, mengurangi kebocoran air pada infrastruktur, serta memudahkan petani untuk membangun waduk irigasi di lahan mereka . Namun, langkah-langkah tersebut tidak akan segera menyelesaikan kekeringan tahun ini, karena waduk pertama diperkirakan baru selesai pada tahun 2036 .

Profesor Liz Bentley, Kepala Eksekutif Royal Meteorological Society, mengatakan musim panas yang panas dan kering telah diprediksi oleh model iklim. Para ilmuwan telah lama memperingatkan bahwa pembakaran bahan bakar fosil meningkatkan gas rumah kaca yang mendorong peningkatan suhu global . Selain itu, fenomena El Nino yang kuat saat ini juga memberikan dorongan tambahan pada suhu global dan diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa bulan mendatang .

Dampak kekeringan juga dirasakan pada satwa liar. Badan Lingkungan Hidup (Environment Agency) mengatakan ikan-ikan menjadi terdampar dan kesulitan bertahan hidup karena kolam dan sungai mengering, suhu panas mengurangi kadar oksigen dalam air, dan polusi menjadi lebih terkonsentrasi . Ribuan ikan telah dievakuasi dari sungai-sungai di Devon dan lokasi lainnya untuk menyelamatkan mereka dari kondisi yang semakin memburuk .

Masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan mengikuti panduan dari otoritas setempat. Setiap tetes air yang dihemat sangat berarti bagi petani, satwa liar, dan kelestarian lingkungan. Perubahan iklim dan fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino mengingatkan kita akan pentingnya adaptasi dan mitigasi. Mari kita bersama-sama menjaga sumber daya air dan lingkungan untuk keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *