September 1, 2026

Bank Sentral Kolombia Prediksi Inflasi Kembali ke Target 3% pada 2028

IMG-20260828-WA0031

Inflasi Kolombia diperkirakan baru akan kembali ke target 3% pada pertengahan tahun 2028, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Gubernur Bank Sentral Kolombia, Leonardo Villar, menyampaikan bahwa model proyeksi bank sentral menunjukkan inflasi akan mendekati target tersebut pada pertengahan 2028.

Kenaikan Inflasi Terkini

Inflasi tahunan Kolombia tercatat sebesar 6,14% pada Juli 2026, meningkat dari 5,84% pada Mei 2026. Bahkan, laporan dari Corficolombiana memperkirakan inflasi Agustus 2026 akan mencapai 6,17%, level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Beberapa faktor yang mendorong kenaikan inflasi antara lain kenaikan upah minimum yang meningkat 17% di atas inflasi, ekspansi fiskal dan permintaan domestik yang kuat, kenaikan tarif listrik dan air, serta tekanan dari sektor jasa yang terkait dengan upah minimum.

Respons Kebijakan Moneter

Bank Sentral Kolombia (BanRep) telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 11,25% pada Maret 2026 untuk mengendalikan inflasi. Bahkan, sebelumnya suku bunga sempat dinaikkan hingga 12% dalam keputusan yang terbagi. Bank sentral memprioritaskan pengendalian inflasi sebagai kebijakan inti.

Meskipun demikian, proyeksi inflasi untuk akhir tahun 2026 masih berada di angka 6,4%, jauh di atas target 3%. Proses penurunan inflasi diperkirakan akan terjadi secara bertahap, namun kembali ke target 3% baru akan tercapai pada 2028.

Data dan proyeksi yang disampaikan merupakan perkiraan teknis dan dapat berubah seiring perkembangan kondisi ekonomi. Bank sentral Kolombia akan terus memonitor perkembangan inflasi dan menyesuaikan kebijakan moneter sesuai kebutuhan untuk mencapai stabilitas harga dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *