Agustus 24, 2026

Helios 11: Kapal Pesiar Rakitan Sendiri Melintasi Eropa Tanpa Bahan Bakar Konvensional

IMG-20260823-WA0045

Sebuah kapal pesiar rakitan sendiri senilai $20.000 melintasi Eropa tanpa membeli bahan bakar konvensional. Pembuat kapal asal Finlandia, Lukas Sjöman, menghabiskan sekitar 200 hari untuk membuat Helios 11 sepanjang 11 meter dari kayu lapis laut dan fiberglass.

Panel surya yang terpasang di atap mengisi daya baterai yang menggerakkan motor listriknya, sementara layar tambahan membantu menghemat daya. Sjöman menempuh perjalanan lebih dari 3.000 mil laut dari Finlandia ke Ibiza. Sistem ini mengisi kembali energi penggeraknya saat berlayar, memberikan kapal jangkauan tak terbatas tanpa perlu berhenti untuk mengisi bahan bakar.

Kapal ini dirancang untuk memaksimalkan efisiensi energi dengan menggabungkan tenaga surya dan angin. Panel surya di atap mengisi baterai 60 kWh yang menggerakkan motor listrik 10 kW. Layar tambahan berfungsi sebagai sistem propulsi cadangan dan membantu menghemat daya baterai saat kondisi angin mendukung.

Sjöman memulai perjalanannya dari Helsinki, Finlandia, pada Mei 2026 dan mencapai Ibiza, Spanyol, pada Agustus 2026. Selama perjalanan, ia berhenti di beberapa pelabuhan untuk beristirahat dan melakukan perawatan, tetapi tidak pernah mengisi bahan bakar. Pengalaman ini menunjukkan bahwa perjalanan laut jarak jauh dengan energi terbarukan adalah mungkin.

Helios 11 dilengkapi dengan sistem pemantauan energi yang memungkinkan Sjöman melacak konsumsi dan produksi daya secara real-time. Sistem navigasi canggih dan peralatan keselamatan juga terpasang untuk memastikan perjalanan yang aman. Keberhasilan Helios 11 menjadi inspirasi bagi para pelaut dan pembuat kapal di seluruh dunia untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan. Perjalanan Helios 11 membuktikan bahwa teknologi energi terbarukan dapat diandalkan untuk pelayaran jarak jauh. Dengan panel surya dan layar, kapal ini dapat berlayar tanpa batas tanpa bergantung pada bahan bakar fosil. Inovasi ini menunjukkan potensi besar untuk masa depan pelayaran yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *