September 1, 2026

New Gambir: Wajah Baru Stasiun Gambir sebagai Pusat Mobilitas dan Gaya Hidup Terintegrasi

IMG-20260831-WA0012

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah menyiapkan proyek besar bertajuk New Gambir untuk merevitalisasi Stasiun Gambir menjadi pusat mobilitas dan aktivitas masyarakat di Jakarta. Transformasi ini diarahkan untuk memperkuat peran stasiun tertua di Jakarta tersebut sebagai gerbang perjalanan Kereta Api Jarak Jauh sekaligus pusat gaya hidup modern.

Tiga Pilar Utama Pembangunan

Pengembangan New Gambir akan dijalankan melalui tiga pilar utama:

  1. Pilar Mobilitas: Memperkuat konektivitas dengan menghubungkan berbagai moda transportasi, seperti kereta api jarak jauh, KRL Commuter Line, MRT Jakarta, Transjakarta, bus Bandara, transportasi lanjutan, hingga jalur pejalan kaki.
  2. Pilar Budaya: Menghadirkan kenyamanan ekstra melalui standar pelayanan dan fasilitas pelanggan kelas atas. Konsep ini juga akan menghadirkan nuansa alam Indonesia, seperti lanskap air terjun dan sawah terasering, untuk memberikan pengalaman perjalanan (in journey experience) yang berkesan.
  3. Pilar Lifestyle and Leisure: Membuka ruang bagi area kuliner, ritel modern, ruang publik, serta beragam aktivitas kawasan.

Fungsi dan Fasilitas Baru

Revitalisasi ini akan menghadirkan sejumlah fungsi dan fasilitas baru, antara lain:

· Hotel dan lounge dengan fasilitas hospitality untuk penumpang.
· Kawasan ritel dan kuliner sebagai ruang komersial.
· Ruang publik dan taman terbuka yang menghubungkan Stasiun Gambir dengan Monumen Nasional (Monas).
· Ruang pertemuan untuk mendukung aktivitas bisnis dan komunitas.

Dengan adanya ruang publik dan taman yang terhubung langsung ke Monas, New Gambir dirancang sebagai “Teras Monas”, memberikan pengalaman baru bagi masyarakat untuk menikmati ikon Jakarta tersebut.

Investasi dan Target Penyelesaian

KAI telah menganggarkan dana sebesar Rp1 triliun untuk merevitalisasi Stasiun Gambir menjadi kawasan “Teras Monas”. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2028. Revitalisasi ini diproyeksikan mampu membuka sekitar 500 hingga 1.000 peluang kerja langsung maupun pekerjaan pendukung.

Volume Penumpang yang Tinggi

Keputusan untuk melakukan transformasi besar-besaran ini didasari oleh tingginya volume pengguna jasa Stasiun Gambir. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Stasiun Gambir telah melayani 3,87 juta aktivitas pelanggan, terdiri dari 1,99 juta penumpang naik dan 1,88 juta penumpang turun.

Dengan konsep yang mengintegrasikan mobilitas, budaya, dan gaya hidup, New Gambir diharapkan tidak hanya menjadi simpul transportasi, tetapi juga ruang publik dan kawasan terpadu yang memperkuat citra Jakarta sebagai kota global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *