Presiden Prabowo Kirim 65 Ton Bantuan Logistik ke NTT, Total 253 Ton dalam Lima Hari
Atas instruksi Presiden Prabowo Subianto, pemerintah kembali mengirimkan bantuan logistik ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8), hari kelima pascabencana. Hari ini, lima pesawat diberangkatkan dengan membawa total 65 ton logistik pada pukul 04.00 WIB, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani dampak gempa.
Sejak hari pertama hingga hari kelima, sebanyak 253 ton logistik telah terangkut. Bantuan tersebut terdiri atas makanan, minuman, tenda, perlengkapan kesehatan, dan berbagai kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak. Jumlah ini terus bertambah seiring dengan kebutuhan yang masih sangat mendesak.
Posko bantuan berada di dua lokasi, yakni Labuan Bajo dan Maumere. Dari Labuan Bajo, logistik akan didistribusikan ke Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara dari Maumere, bantuan akan disalurkan ke Sikka, Ende, dan Nagekeo. Pembagian ini memastikan jangkauan bantuan yang lebih merata.
Distribusi dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter dan pesawat kecil, jalur laut dengan dukungan tiga KRI dan satu kapal rumah sakit, serta jalur darat yang telah dapat dilalui sejak hari kedua. Konektivitas yang semakin membaik mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah terdampak.
Pemerintah terus memantau penanganan bencana dan memastikan distribusi bantuan berjalan cepat, sehingga seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi. Terima kasih kepada seluruh aparat, warga, relawan, dan semua pihak yang terus bergotong royong membantu penanganan bencana di NTT. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan. Sinergi dan solidaritas semua pihak sangat dibutuhkan dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana. Mari kita terus doakan keselamatan dan kekuatan bagi masyarakat NTT.
