Juli 18, 2026

Wamenhan dan LAN RI Perkuat Sinergi Pengembangan SDM Unggul Berbasis AI

FB_IMG_1781930163595

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menerima audiensi Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Dr. Muhammad Taufiq beserta jajaran Indonesia Precision Policy Alliance (IPPA) dan Pijar Foundation di Ruang Tamu Wamenhan, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), guna mendukung tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan.

Dalam kesempatan itu, Kepala LAN RI memaparkan transformasi pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan melalui kolaborasi dengan Pijar Foundation. Melalui platform pembelajaran digital, ASN memperoleh akses terhadap materi future skills, transformasi digital, kepemimpinan, hingga pemanfaatan AI. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas ASN agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global.

Wamenhan Donny menyampaikan apresiasi dan menyambut positif sinergi ini sebagai langkah strategis dalam mendukung pembangunan SDM unggul. Ia menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai fondasi utama menuju Indonesia Emas. Melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD), pemerintah berupaya mencetak generasi pemimpin yang berkarakter, inovatif, adaptif, serta mampu bersaing dan berkontribusi di kancah global.

Menurut Wamenhan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan SDM Indonesia yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga memiliki integritas dan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara—yang disebut sebagai Best Hearts & Best Minds.

Sinergi antara Kementerian Pertahanan, LAN RI, IPPA, dan Pijar Foundation ini menjadi langkah konkret dalam mempersiapkan SDM unggul yang adaptif terhadap teknologi dan AI. Dengan pemanfaatan platform pembelajaran digital, ASN diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kepemimpinan dan integritas yang kuat sebagai bekal menghadapi dinamika global. Ke depan, kolaborasi serupa perlu terus diperluas ke berbagai sektor strategis lainnya guna memperkuat daya saing Indonesia di era digital dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *