Agustus 24, 2026

15 Ribu Ikan Mati Massal di Muaro Jambi, Kerugian Capai Ratusan Juta

IMG-20260821-WA0009

Kematian massal ikan terjadi di keramba milik warga Desa Sungai Duren, Kabupaten Muaro Jambi. Sekitar 15 ribu ikan dilaporkan mati dan menyebabkan kerugian pembudidaya hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Sungai Duren, Zaini, mengatakan terdapat sekitar 150 pembudidaya ikan di wilayahnya. Jumlah keramba yang dimiliki setiap pembudidaya berbeda-beda sehingga kerugian yang dialami juga tidak sama.

“Pembudidaya ikan di Desa Sungai Duren sekitar 150 orang. Masing-masing memiliki jumlah keramba yang beragam. Sekarang jumlah ikan yang mati berkisar 15 ribuan dan kerugian yang dialami pembudidaya mencapai ratusan juta rupiah,” kata Zaini.

Menurut Zaini, kematian ikan diduga berkaitan dengan buruknya kualitas air Sungai Batanghari. Kondisi air yang keruh diperparah dengan debit sungai yang menyusut akibat musim kemarau.

Para pembudidaya berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan evaluasi dan mencari solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Mereka juga meminta bantuan untuk meringankan beban kerugian yang mereka alami.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera turun tangan untuk membantu para pembudidaya dan mencari penyebab pasti kematian ikan. Langkah-langkah pencegahan juga perlu diambil untuk menghindari kejadian serupa di masa depan. Sinergi antara pemerintah, pembudidaya, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga kelestarian Sungai Batanghari dan mata pencaharian masyarakat di sekitarnya. Semoga kejadian ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak untuk menjaga kualitas air dan lingkungan. Mari kita dukung upaya pemulihan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Perlindungan sumber daya air adalah tanggung jawab kita bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *