Spanyol Evakuasi Ratusan Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius, Wabah Hantavirus Dikonfirmasi
Ininih.com – Otoritas Spanyol memerintahkan evakuasi total seluruh penumpang kapal pesiar MV Hondius yang berlabuh di lepas pantai Tenerife, Kepulauan Canary, pada Selasa pagi 12 Mei 2026. Keputusan diambil setelah hasil laboratorium pada 11 Mei mengonfirmasi minimal 12 penumpang terinfeksi hantavirus — menjadikan ini wabah hantavirus pertama yang terdokumentasi di atas kapal pesiar internasional. Proses evakuasi dilakukan menggunakan kapal kecil dan helikopter, sementara WHO telah diberi tahu dan siap memberikan bantuan teknis.
Karantina di Laut Sebelum Evakuasi di Darat
Kapal MV Hondius mulai menunjukkan tanda masalah ketika beberapa penumpang melaporkan gejala demam tinggi, nyeri otot, dan sesak napas pada 8 hingga 10 Mei. Dokter kapal segera melaporkan dugaan wabah ke otoritas kesehatan Spanyol saat kapal mendekati Kepulauan Canary. Pada 11 Mei pagi, kapal diperintahkan berlabuh di lepas pantai Tenerife tanpa merapat ke dermaga utama.
Tim kesehatan Spanyol naik ke kapal, mengambil sampel dari penumpang yang sakit, dan mengirimkannya ke laboratorium di Santa Cruz de Tenerife. Hasilnya keluar pada malam harinya — positif hantavirus pada minimal 12 orang. Keesokan paginya, perintah evakuasi total dikeluarkan.
Otoritas Spanyol memberlakukan zona eksklusi di sekitar kapal untuk mencegah pendekatan kapal lain. Menteri Kesehatan Spanyol menyatakan situasi terkendali, namun seluruh penumpang akan menjalani karantina minimal 14 hingga 21 hari di fasilitas kesehatan Tenerife. Pusat Eropa untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau ECDC menyatakan berkoordinasi dengan otoritas Spanyol, sementara IMO mengingatkan seluruh negara anggota untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan sanitasi kapal.
Hantavirus Bukan Penyakit Biasa
Hantavirus bukan ancaman yang bisa diremehkan. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui kontak dengan urine, feses, atau air liur tikus yang terinfeksi — atau melalui inhalasi aerosol dari material tersebut. Masa inkubasinya bervariasi antara satu hingga delapan minggu, dengan rata-rata dua hingga empat minggu. Ini berarti penumpang yang telah meninggalkan kapal sebelum karantina bisa saja membawa virus ke negara asal mereka tanpa menyadarinya.
Tingkat kematian pada kasus berat yang menyebabkan sindrom pernapasan hantavirus berkisar antara 1 hingga 15 persen tergantung strain yang terlibat. Jenis strain yang menginfeksi penumpang MV Hondius belum diidentifikasi secara resmi pada 12 Mei. Identifikasi strain penting karena kasus Andes Virus yang ditemukan sebelumnya di MV Hondius menunjukkan kemampuan penularan antarmanusia yang tidak dimiliki sebagian besar strain hantavirus lain.
Industri Pesiar Kembali di Bawah Sorotan
Bagi industri pelayaran pesiar yang baru pulih dari pandemi COVID-19, wabah ini datang di waktu yang sangat buruk. MV Hondius kemungkinan akan dikarantina selama berminggu-minggu untuk fumigasi total, mengakibatkan kerugian finansial signifikan bagi operatornya. Perusahaan pelayaran pesiar lain diperkirakan akan segera melakukan inspeksi hama mendadak di seluruh armada mereka.
Kepulauan Canary yang sangat bergantung pada pariwisata menghadapi risiko reputasi jangka pendek meski otoritas kesehatan menyatakan risiko penularan ke populasi darat sangat rendah. Penumpang yang sakit atau keluarga korban berpotensi mengajukan tuntutan hukum terhadap operator kapal atas kelalaian pengendalian hama — sebuah proses yang akan diawasi ketat oleh seluruh industri pelayaran pesiar global.
WHO, ECDC, dan IMO kini memiliki tekanan bersama untuk menghasilkan pedoman baru tentang pengendalian hama di kapal pesiar — sesuatu yang selama ini dianggap cukup diatur oleh standar sanitasi umum. Wabah di MV Hondius membuktikan bahwa standar tersebut belum cukup.
