Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyambut perkembangan de-eskalasi antara Amerika Serikat dan Iran sebagai langkah positif bagi stabilitas global. Ia menilai gencatan senjata tersebut bisa membuka ruang diplomasi yang lebih luas.
Namun di saat yang sama, Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina juga siap untuk gencatan senjata dengan Rusia, dengan syarat serangan dari pihak Moskow dihentikan. Ia kembali menekankan bahwa jeda konflik dapat menjadi pintu masuk menuju kesepakatan damai yang lebih besar.
Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal tekanan politik. Kyiv melihat bahwa ketegasan Amerika Serikat terhadap Iran seharusnya juga diterapkan terhadap Rusia, agar konflik di Ukraina tidak terus berlarut.
Sebelumnya, Zelenskyy juga mengingatkan bahwa konflik di Timur Tengah berisiko mengalihkan fokus dan dukungan militer Amerika Serikat dari Ukraina. Kondisi ini dinilai dapat melemahkan posisi Kyiv di tengah serangan Rusia yang masih berlangsung.
Secara keseluruhan, Ukraina berupaya memanfaatkan momentum global ini untuk mendorong keseimbangan tekanan. Jika satu konflik bisa didorong menuju de-eskalasi, maka konflik lain juga harus mendapatkan perlakuan yang sama agar peluang perdamaian tetap terbuka.
zelenskyy-tekan-rusia-gencatan-senjata-iran-as
Zelenskyy gencatan senjata, Ukraina Rusia 2026, tekanan ke Rusia, konflik global, deeskalasi Iran AS
Zelenskyy sambut deeskalasi Iran-AS dan tegaskan Ukraina siap gencatan senjata, dorong tekanan serupa diarahkan ke Rusia.
