Mei 25, 2026

Indonesia Dorong Ketahanan Energi ASEAN di Tengah Tekanan Geopolitik Global

jodb8ELXWO

ininih.com – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama energi kawasan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026). Fokus utama yang dibawa Indonesia adalah penguatan ketahanan energi regional di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung forum tersebut bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebagai bagian dari delegasi resmi Indonesia.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyampaikan bahwa Indonesia mendorong penguatan kerja sama energi ASEAN melalui beberapa langkah strategis, termasuk konektivitas energi lintas negara, diversifikasi sumber pasokan, serta percepatan transisi energi berkelanjutan.

“Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama energi ASEAN guna memastikan ketahanan energi kawasan tetap terjaga, termasuk melalui penguatan konektivitas energi, diversifikasi pasokan, dan percepatan transisi energi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut pemerintah, dinamika global seperti konflik geopolitik, gangguan rantai pasok energi, serta ketidakpastian ekonomi dunia membuat ASEAN perlu memperkuat integrasi sektor energi agar tidak mudah terdampak krisis eksternal.

Selain isu energi, Indonesia juga menekankan pentingnya stabilitas kawasan dan koordinasi regional dalam menghadapi tantangan global yang berpotensi memengaruhi ekonomi negara-negara Asia Tenggara.

Forum BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area) menjadi salah satu agenda utama dalam KTT ini. Forum tersebut berfokus pada penguatan konektivitas ekonomi subkawasan serta peningkatan kerja sama lintas sektor.

Indonesia memandang kerja sama energi sebagai bagian penting dari strategi jangka panjang ASEAN untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi transisi energi global.

Dalam konteks ini, ASEAN didorong untuk tidak hanya menjadi kawasan konsumen energi, tetapi juga mampu membangun sistem energi yang saling terhubung dan lebih tahan terhadap gejolak eksternal.

Prabowo-dorong-ketahanan-energi-asean-ktt-cebu-2026

Prabowo Subianto, ASEAN 2026, ketahanan energi, KTT ASEAN Cebu, Bahlil Lahadalia, BIMP-EAGA, energi ASEAN, geopolitik energi, Indonesia

Indonesia mendorong penguatan ketahanan energi ASEAN dalam KTT ke-48 di Cebu, Filipina, dengan fokus pada konektivitas, diversifikasi, dan stabilitas kawasan di tengah tekanan geopolitik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *