Perundingan maraton antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan setelah berlangsung sekitar 21 jam. Pembicaraan yang digelar di Hotel Serena itu awalnya diharapkan membuka jalan bagi de-eskalasi konflik, namun hingga kini belum menghasilkan keputusan yang benar-benar mengunci arah perdamaian.
Pertemuan yang berlangsung pada 11 April 2026 ini masih menjadi sorotan hingga 12–13 April, karena hasilnya akan sangat menentukan arah ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Meski intensif, negosiasi menunjukkan bahwa jarak posisi kedua pihak masih cukup lebar.
Dari pihak Iran, delegasi dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf. Sementara dari Amerika Serikat, delegasi disebut dipimpin Wakil Presiden JD Vance bersama utusan khusus Steve Witkoff dan Jared Kushner.

Komposisi ini menegaskan bahwa pembicaraan berada pada level strategis tinggi.
Fokus utama negosiasi mencakup sejumlah isu krusial, mulai dari program nuklir Iran, sanksi ekonomi, keamanan kawasan, hingga status dan keamanan Selat Hormuz.
Selain itu, isu Lebanon juga masuk dalam pembahasan sebagai bagian dari dinamika regional yang lebih luas.
Titik paling sulit dalam negosiasi berada pada perbedaan tuntutan. Amerika Serikat menekan pembatasan program nuklir Iran, sementara Iran menuntut jaminan keamanan dan pelonggaran sanksi sebelum melangkah lebih jauh.
Di sisi lain, Selat Hormuz menjadi kartu strategis yang memperumit kesepakatan karena menyangkut kepentingan energi global.
Kegagalan mencapai kesepakatan dalam tahap ini menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih terbuka, tetapi belum cukup kuat untuk menghasilkan titik temu.
Situasi ini membuat pasar dan pengamat global tetap waspada, mengingat dampaknya bisa langsung terasa pada harga minyak, stabilitas kawasan, dan jalur perdagangan internasional.
Secara keseluruhan, negosiasi di Islamabad lebih mencerminkan fase tarik-menarik kepentingan daripada penyelesaian konflik. Tanpa kompromi pada isu inti, terutama nuklir dan Hormuz, peluang kesepakatan jangka pendek masih terbatas.
negosiasi-as-iran-islamabad-buntu
Iran AS Islamabad, negosiasi nuklir Iran, Selat Hormuz, konflik Timur Tengah, geopolitik global
Negosiasi AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, isu nuklir dan Selat Hormuz jadi hambatan utama dalam meredakan konflik.
internasional, geopolitik, timur tengah, energi, perang
