Juli 18, 2026

Danantara Obligasi Global USD 4,6 Miliar, Investor AS Dominasi Pembelian

images (15)

Danantara Investment Management (DIM), Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, berhasil menerbitkan obligasi global perdana dengan nilai 1,5 miliar dolar AS, setelah permintaan investor melonjak hingga 4,6 miliar dolar AS atau lebih dari tiga kali lipat dari target awal. Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat kepercayaan pasar global terhadap prospek ekonomi Indonesia dan tata kelola Danantara sebagai lembaga pengelola investasi negara.

CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa awalnya Danantara menargetkan penghimpunan dana sebesar 1 miliar dolar AS. Namun, setelah melakukan roadshow ke sejumlah pusat keuangan dunia dan bertemu dengan 122 investor global dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia, permintaan yang masuk mencapai 4,6 miliar dolar AS. Melihat tingginya antusiasme tersebut, Danantara memutuskan meningkatkan nilai penerbitan menjadi 1,5 miliar dolar AS.

Obligasi global ini diterbitkan dalam dua seri. Seri pertama bertenor 5 tahun senilai 750 juta dolar AS dengan tingkat imbal hasil (yield) 5,35 persen. Seri kedua bertenor 10 tahun senilai 750 juta dolar AS dengan yield 5,95 persen. Rosan menjelaskan bahwa tingkat imbal hasil ini sangat kompetitif, lebih rendah dari perkiraan awal yang sempat diprediksi di atas 6 persen hingga 7 persen akibat tekanan pasar. “Kalau mereka tidak percaya, pastinya mereka minta yield premium yang sangat tinggi,” ujarnya.

Yang menarik, komposisi investor dalam penerbitan ini menunjukkan pergeseran signifikan dari tren historis. Rosan mengungkapkan bahwa selama ini penerbitan obligasi Indonesia biasanya didominasi oleh investor Asia. Namun, pada obligasi global Danantara kali ini, investor Amerika Serikat menjadi pembeli terbesar.

Untuk obligasi tenor 5 tahun, komposisi investor terdiri dari 38 persen Amerika Serikat, 41 persen Eropa dan Timur Tengah, serta 21 persen Asia. Sementara itu, untuk obligasi tenor 10 tahun, dominasi investor AS semakin terlihat dengan porsi 52 persen, diikuti Eropa dan Timur Tengah 31 persen, serta Asia 17 persen.

Rosan menambahkan bahwa keberhasilan ini membuka peluang bagi Danantara untuk menerbitkan obligasi dengan tenor yang lebih panjang di masa mendatang, mengingat tingginya minat investor global terhadap instrumen investasi yang diterbitkan Danantara. “Mereka menyatakan sangat terbuka apabila Danantara ingin menerbitkan obligasi hingga tenor 30 tahun,” ujarnya.

Penandatanganan komitmen investasi global bond telah dilakukan pada 11 Juni 2026, dan dana diperkirakan akan masuk ke rekening Danantara pada 18 Juni 2026. Rosan menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata kepercayaan investor internasional terhadap Indonesia.

Keberhasilan penerbitan obligasi global perdana Danantara menandai tonggak penting dalam upaya pemerintah menghimpun pendanaan internasional untuk mendukung program-program investasi strategis nasional. Dominasi investor Amerika Serikat, yang sebelumnya bukan pembeli utama surat utang Indonesia, menunjukkan bahwa Danantara berhasil menarik minat dari pasar modal yang lebih beragam dan bereputasi tinggi. Hal ini tidak lepas dari upaya roadshow yang dilakukan secara masif serta peringkat kredit yang diberikan oleh lembaga pemeringkat internasional.

Ke depan, keberhasilan ini diharapkan dapat membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi Danantara, termasuk penerbitan obligasi dengan tenor lebih panjang yang akan mendukung proyek-proyek jangka panjang. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga kepercayaan investor melalui transparansi tata kelola dan implementasi investasi yang tepat sasaran. Pemerintah dan Danantara perlu terus memastikan bahwa dana yang dihimpun benar-benar digunakan untuk program-program yang memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

Internal link:
“Prabowo minta Jerman dukung finalisasi IEU-CEPA” — /nasional/prabowo-jerman-ieu-cepa-finalisasi-2026/
“RI-Jerman sepakati kemitraan tenaga kerja sektor teknologi tinggi dan keperawatan” — /nasional/ri-jerman-kemitraan-tenaga-kerja-teknologi-keperawatan-2026/
“IHSG rebound 4,12% ke 6.254” — /ekonomi/ihsg-rebound-412-level-6254-as-iran-damai-2026/
“NU tetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh besok” — /nasional/nu-tetapkan-1-muharram-1448-h-2026/
“Gempa M 6,7 guncang Palu” — /nasional/gempa-palu-67-magnitudo-16-juni-2026/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *