Juli 18, 2026

Polda Jambi Ajak Masyarakat Tolak Genk Motor, Wujudkan Jambi Aman dan Kondusif

FB_IMG_1783525327305

Genk motor bukan simbol keberanian atau kebanggaan. Aksi konvoi ugal-ugalan, balap liar, tawuran, hingga tindakan kriminal hanya membahayakan diri sendiri dan orang lain serta mengganggu ketertiban masyarakat. Polda Jambi bersama seluruh elemen masyarakat mengajak generasi muda untuk menolak segala bentuk aksi geng motor dan memilih kegiatan yang positif dan bermanfaat.

Fenomena geng motor di Jambi telah berkembang menjadi ancaman nyata yang tidak bisa lagi dipandang sebagai kenakalan remaja biasa. Data dari Polda Jambi mencatat selama Januari hingga Juni 2026 terdapat 11 kasus yang melibatkan geng motor dengan satu korban meninggal dunia dan tiga korban luka ringan. Di Kota Jambi sendiri, terdapat 116 kelompok geng motor yang tersebar di 17 lokasi, menunjukkan skala masalah yang cukup serius dan membutuhkan penanganan lintas sektor.

Langkah konkret telah diambil oleh Polda Jambi melalui Rapat Koordinasi Strategi Penanggulangan Geng Motor yang dihadiri Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, komunitas otomotif, influencer, serta perwakilan pelajar dan mahasiswa. Rapat tersebut menghasilkan deklarasi bersama pemberantasan geng motor di Provinsi Jambi, menjadi bukti komitmen seluruh elemen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menegaskan bahwa penanggulangan geng motor tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga harus diiringi edukasi, pembinaan karakter, rehabilitasi, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Gubernur Jambi Al Haris bahkan memberikan pilihan bagi anggota geng motor untuk masuk Sekolah Rakyat supaya pembinaan terhadap mereka bisa lebih maksimal. Data menunjukkan jumlah remaja kekurangan figur orang tua di Provinsi Jambi mencapai 24,5 persen, menjadi faktor yang turut mempengaruhi perilaku remaja yang terlibat dalam kelompok geng motor.

Mari bersama wujudkan Jambi yang aman, nyaman, dan kondusif dengan tidak ikut geng motor, tidak melakukan balap liar, menolak segala bentuk tawuran dan kekerasan, serta mengajak teman untuk melakukan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Masa depan yang hebat dimulai dari pilihan yang tepat. Jadilah generasi yang berprestasi, taat hukum, dan menjadi pelopor keselamatan. Dengan komitmen bersama dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, Jambi yang aman tanpa geng motor bukanlah mimpi, melainkan sebuah keniscayaan yang dapat diwujudkan melalui kerja keras, gotong royong, dan kepedulian kita semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *